Warung Bebas

Kamis, 23 Agustus 2012

Para Penemu Hebat Indonesia yang diakui Internasional

 



Para pembaca sekalian, kali ini You'll Never Walk Alone akan memberikan informasi yang bisa membuat kita semua bangga sebagai warga negara Indonesia. Negeri kita, disamping memiliki kekayaan alam yang luar biasa, juga memiliki kekayaan intelektual dari para rakyatnya yang kini, hasil penemuan dan inovasi mereka dipakai secara internasional. Berikut ini adalah daftar para penemu hebat dari Indonesia yang diakui internasional.








1. Tjandramukti

Peneliti pertanian tropis dan salah satu pelopor mixed farming yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya di desa ini, sekitar tahun 2000 berhasil menemukan varietas kedelai baru yang memiliki produktifitas yang tinggi, mencapai 3,4 ton per hektar (salah satu yang tertinggi di daerah tropis secara internasional ), dibandingkan rata- rata nasional yang hanya 1,3 ton per hektar.

Kedelai ini memiliki ukuran besar, protein yang tinggi (43,9 %), umur yang pendek (72 hari), dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik di daerah tropis bila ditanam dengan best practice yang beliau kembangkan. Hasil pemurnian bertahun- tahun dalam keadaan yang terkontrol, pada akhirnya menghasilkan dua varietas kedelai unggul, yang pertama telah diserahkan kepada pemerintah daerah dan di daftarkan menjadi benih kedelai unggul nasional dengan nama Kedelai Grobogan, sedang varietas yang lain belum didaftarkan.

Selain kedelai, beliau juga menemukan konsep sumur resapan komunal untuk memanen air hujan di lahan persawahan serta metode optimalisasi tanaman subtropis di daerah tropis seperti ketela pohon, jagung, dan kedelai. (wah hebat )

2. Mujair

Mujair adalah nama seorang bapak yang pada tahun 1939 menemukan ikan yang pada akhirnya dinamai dengan nama yang sama di muara sungai Serang, Blitar.Beliau berhasil mengembangbiakkan ikan yang bukan asli perairan Indonesia dan menjadi populer hingga sekarang. (baru tau ternyata mujair ntu nama orang ) pak mujair itu mengembangbiakkan ikan yang aslinya ikan laut menjadi ikan air tawar ...!!!

3. Prof. Poorwo Soedarmo

Anda pasti hapal apa itu Empat Sehat Lima Sempurna, suatu slogan yang sangat mudah diingat dan tidak dapat dipungkiri berhasil dalam menyehatkan masyarakat Indonesia.Slogan atau lebih tepatnya konsep ini dicetuskan oleh seorang tokoh gizi Indonesia kelahiran Malang pada tahun 1904 bernama Poorwo Soedarmo. (ini juga di SD udah terkenal slogannya tapi penemunya kok ane baru tau )

4. Tjokorda Raka Sukawati

Beliau adalah penemu metode Sosrobahu
Sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat, sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain (WOW )

5. Prof. Ir. R.M. Sedyatmo

Lulusan ITB angkatan 1934 ini berhasil menemukan pondasi cakar ayam pada tahun 1962
Sistem pondasi ini memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta, Jakarta, dan banyak bangunan lain di seluruh dunia. (dari Indonesia nih )

6. Mukibat

Pak Mukibat adalah petani sederhana dari Kediri ini pada tahun 1950 menemukan sistem penanaman singkong yang revolusioner. Beliau menempelkan batang ketela pohon karet yang daunnya rimbun di atas ketela pohon biasa (grafting). Setelah di tanam hasilnya sangat luar biasa. Dengan sistem pemanenan berulang, sebuah ketela pohon dapat memproduksi hingga 5 kali lipat dari yang biasanya. Untuk menghormati sistem tempel pada ketela pohon saat ini secara internasional dinamai sistem Mukibat, meskipun saat ini banyak orang mengaku- aku sebagai sistem mereka dengan sedikit modifikasi dari aslinya.

7. BJ Habibie

bapak habibie juga salah satu penemu besar dari indonesia dia adalah penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)

8. Pak Minto

BERAWAL dari pemikiran, suatu saat kayu hutan dan minyak bumi akan habis. Minto(48), guru SD Negeri Prambon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur(Jatim), memikirkan pembuatan kompor tenaga surya. Ketika itu tahun 1986.Pengetahuannya tentang sifat lensa dan penyerapannya terhadap panas mengilhamipembuatan kompor tenaga Matahari itu.

Minto mengakui, kompor tenaga surya berfungsi ganda yang dihasilkannya memang tidak praktis. "Memang perlu penyempurnaan, supaya lebih praktis," ujarnya. Kompor tenaga surya hasil buah karya Minto ini, tidak hanya dinikmati tetangga-tetangga dekatnya, tetapi juga oleh para pembelinya. Maukah CGI, World Bank, ADB atau UNDP membantu membiayai usaha2 Minto yang brilian ini

Diamping mereka berikut adalah 43 penemu lain dari Indonesia :

-Abdul Jamil Ridho & Niti Soedigdo - Penemu Varietas Unggul Singkong Raksasa
-Adi Rahman Adiwoso - Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
-Alexander Kawilarang - Penemu Kapal Ikan Bersirip
-Andrias Wiji Setio Pamuji - Penemu Reaktor Biogas
-Arief Mulyana Djumra - Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
-Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB - Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
-Ayub S. Parnata - Penemu Bakteri Kompos Organik
-Bacharuddin Jusuf Habibie - Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
-Budi Noviantoro - Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
-Dani Hilman Natawijaya - Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
-Djuanda Suraatmadja - Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
-Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro - Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
-Evvy Kartini - Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
-Fuad Affandi - Penemu Pupuk Alami dari Air Liur
-Herman Johannes - Penemu Tungku Berbahan Bakar Briket Arang Kayu dan Dedaunan
-I Gede Ngurah Wididana - Penemu Formula Minyak Oles Bokhasi
-I Made Budi - Penemu Formula Sari Buah Merah untuk Pengobatan
-Lalu Selamat Martadinata - Penemu Alat Pemanggil Ikan
-M. Djoko Srihono - Penemu Penjernih Air Limbah
-Maruni Wiwin Diarti - Penemu Senyawa Antimikroba dari Rumput Laut
-Minto - Penemu Kompor dan Pengering Hasil Tani dengan Tenaga Matahari
-Mumu Sutisna - Penemu Hormon Penyubur Anakan Padi
-Mulyoto Pangestu - Penemu Teknik Ekonomis Pembekuan Sperma
-Neny Nurainy - Penemu Varian Virus Hepatitis B Indonesia
-Puji Slamet Arif - Penemu Motor Listrik Hemat Energi
-Rahmiana Zein - Penemu Teknik Pemisahan Cairan dalam Kecepatan Tinggi
-Randall Hartolaksono - Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan
-Rizal & Juffri Sahroni - Penemu Penghemat Bahan Bakar Diesel
-Robert Manurung - Penemu Minyak Jarak Murni
-30. Saverinus Nurak - Penemu Mesin Pompa Tangan Berkekuatan Tinggi
-Sutjipto & Ryantori - Penemu Konstruksi Fondasi Sarang Laba-laba
-Sutrisno - Penemu Alat Perangkap Lalat Buah
-Sedijatmo - Penemu Konstruksi Fondasi Cakar Ayam
-Septinus George Saa - Penemu Rumus Penghitung antara Dua Titik Rangkaian Resistor
-Sofin Hadi - Penemu Metode Cincin untuk Sunat Tanpa Luka
-Sri Wuryani, Mustadjab, Euis M. Nirmala, Siwi Hardiastuti - Penemu Pengawet Aroma dalam Hampa
-Tjokorda Raka Sukawati - Penemu Landasan Putar Bebas Hambatan Sosrobahu
- Warsimin Adiwarsito - Penemu Marmer Buatan
- Widowati Siswomihardjo - Penemu Bahan Baru untuk Gigi Palsu yang Lebih Aman dan Murah
-Windu Hernowo - Penemu Penghemat Bahan Bakar Mesin
-Yanto Lunardi Iskandar - Anggota Tim Penemu HIV & Metode Peningkatan Hematopoiesis
-Yudi Utomo Imardjoko - Penemu Kontainer Limbah Nuklir
-Zahlul Badaruddin - Penemu Zahlul Integrated Unit (Desain Sistem Efisien untuk Produksi Obat/Kimia)

Keeping the volunteering flame burning - Sue Maughan

In our final Olympic blog, before we ratchet up the excitemnt levels for the Paralympic Games, Sport Wales Senior Officer, Sue Maughan, recounts her highlights as a Games Maker official for athletics at the Olympics. 
  
Sue (centre) at Olympic Park with fellow sport Wales Games
Makers Rich Dando and Claire Knowles
The Olympic flame may have been extinguished, but the passion and fire for sport thankfully lives on… you can feel it in the air and we need to make that feeling last. We who work in sport have a responsibility to make sure this happens.

Personally I’ve been extremely privileged to have played a role in what was from an athletics point of view, officially recorded as the Best Olympics ever (I have the emails from the IAAF and LOCOG’s Athletics  team to prove it). 

I’m sure the same can be said of the Games as a whole. It was two weeks of my life which gave me amazing experiences and memories that I will cherish for ever.

At our first field event briefing meeting the field referee recounted his personal account of his affinity with the Olympics and the challenges he personally faced to be there, bringing a tear to the eyes of even the most hard hearted person in the room…and that’s the power of sport. 

We laughed, we cheered, we cried. We heard stories of personal battles to achieve amazing things. We saw genuine talent on show and wherever you walked in the park you saw happy, smiling people, living every minute, loving every minute, soaking it in and enjoying! If only we could bottle this up and sell it!

I’ve been asked what was my highlight of the Games, but  just one is impossible to pin down, so here’s a selection.
    Sue officiating at the discus inside the Olympic Stadium
  • Having the privilege of walking into the stadium everyday and then play a part in someone achieving their lifetime dream s and goals.
  • Standing in the middle of the discus sector trying to concentrate whilst Jess Ennis runs her 200m and the wall of sound follows her around the stadium.
  • That sound...Turning from a cheer to a roar which almost hits you on the back of the neck when you’re in the centre of the arena.
  • Witnessing that 100m men’s final.
  • Seeing close hand what success meant to the German Discus thrower winning gold…he was the one who ripped his shirt open and then jumped the hurdles!
  • The crowd doing the YMCA before the men’s decathlon Pole Vault got underway…and what a competition that was!
  • Watching the closing ceremony.
  • I could go on and on...
The 220 track and field National Technical Officials
Away from the frontline athletics there were also the experiences of the workforce of volunteers who made the event happen. Just from a track and field point of view there were over 220 National Technical Officials required to put the event on. The camaraderie amongst us all was something else that will stay with me – the atmosphere in the hotel bar on Super Saturday was ‘bouncing!’ 

Volunteers are vital to make sport happen and hopefully the Olympics will not only inspire future generations of champions but encourage others to get involved behind the scenes. 

As I said in my first blog, I never imagined my involvement as an athletics official would result in me being part of the greatest show on earth.  But fortunately my journey isn’t over yet as next week sees me returning to officiate at the Paralympics…my bag is packed and ready to go. I can’t wait!

Celebrate the volunteers and coaches who keep community sport alive in your area by nominating your local heroes today for one of our Coach of the Year awards.

Keep track of all our Welsh athletes at London 2012 and follow @sport_wales on Twitter for all the latest news. Remember to use the #2012cymruwales hash tag!

Surabaya Merupakan Salah Satu Kota Terbaik Di Asia Pasifik

Pertemuan wali kota se-Asia Pasifik atau Citynet di Surabaya, Jawa Timur memberi kesan tersendiri bagi masyarakat Kota Pahlawan tersebut. Pasalnya, ibu kota Jawa Timur itu meraih predikat salah satu kota terbaik dalam Citynet Award.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang menerima penghargaan itu mengaku sangat terkejut dengan apa yang
 diraih Kota Pahlawan. Risma mengakui, pihaknya tidak menyangka Surabaya dinobatkan menjadi salah satu kota terbaik dari ratusan kota yang tergabung dalam organisasi internasional Citynet.

Namun, tambah Wali Kota Perempuan pertama di Surabaya tersebut, dirinya sangat berterimakasih pada semua orang yang terlibat dalam penyelenggaraan Citynet di kota yang memiliki makanan khas Rujak Cingur tersebut.

“I Surprised. But I would like to thanks, all of participants. Especially member of Citynet. Thank you (Saya terkejut. Tapi saya ingin berterima kasih kepada semua peserta. Terutama kepada anggota Citynet. Terima Kasih),” ungkap Risma dalam bahasa Inggris usai menerima penghargaan.

Penghargaan itu melengkapi Piala Adipura yang beberapa waktu lalu juga diraih Surabaya. Ini membuktikan Surabaya adalah kota yang layak untuk disandingkan dengan kota-kota terbaik di Asia Pasifik.

Selain Surabaya, penghargaan kota terbaik juga diberikan pada beberapa kota lain. Di antaranya, Kota Seoul (Korea Selatan), Yokohama (Jepang), Makati (Fillipina). Ini merupakan penghargaan bergengsi di Asia Pasifik. Pasalnya, kota terbaik dipilih dari ratusan kota dari sekitar 24 negara di Asia Pasifik yang tergabung dalam organisasi Citynet.

10 Deodorant Tradisional Asli Indonesia



You'll Never Walk Alone - Hai sobat, Kali ini saya akan memberikan informasi tentang deodorant tradisional yang asli berasal dari Indonesia. Berikut ini adalah deodorant-nya..

1. Daun sirih
Sudah sejak lama dikenal berkhasiat sebagai antiseptic jugha mengandung zat-zat aktif yangt mampu mengusir bau badan yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Mengandung bahan kimia di dalam minyak atsirinya : al. kadinen, kavikol, seneol, eugeol, karvakol dan zat samak.
Cara pakai : Beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah d
ingin airnya diminum. Atau daun sirih dihaluskan bersama kapur sirih lalu di oleskan di ketiak.

2. Daun Beluntas
Biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir. Daun dan bunga bluntas mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptic. Kandungan kimia al. amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C.
Cara Pakai : dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus, boleh juga minum rebusan airnya.
Efek samping : dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.

3. Daun kemangi
Mengandung antiseptic
Cara pakai : Dilalap mentah, biasanya menjadi pelengkap lalap pecel lele.
Efek samping : meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.

4. Rimpang Temulawak
Kandungan kimia al. sapomin, flavioinoida dan minyak atsiri
Cara Pakai : minum rebusan rimpang temulawak yang telah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan keseluruh hingga mengering

5. Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.)
menganduing Sapomin, flavoinoida dan polifenol
Cara Pakai : daun muda dan bunga di masak dan dimakan sebagai teman lauk. Di daerah tertentu dimasak sebgai sayur lodeh

6. Jeruk Purut
Cara pakai : Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupnya

7. Jeruk Nipis
Cara pakai : Air perasan jeruk nipi s dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak

8. Jahe (zingiber Officinale)
Sebagian besar orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual
Cara pakai : diminum sebagai Wedang jahe

9.Ketimun/mentimun (Cucumis sativus)
Cara pakai : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak setiap habis mandi

10. Cengkeh (Uegenia aromatica)
Cara pakai : beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum.
Efek samping : Air rebusan beberapa kuntum cengkeh dicampur gula merah dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan dikala hujan.

Back the background team by Paul Thorburn

Welsh ruby legend Paul Thorburn kicked Wales to their best ever finish in the Rugby World Cup.
He kicked the conversion for Wales when they pipped Australia 22-21 to take third place at the 1987 tournament, and now the Sport Wales Board Member is calling for the public to recognise the importance of coaches and volunteers to Welsh sport.

What a summer of sport we have had so far. And there is more to come, not least with the Paralympic Games now upon us.
One of the things that struck me during the Olympics was how often during their media interviews the athletes spoke so positively to recognise their coaching and support staff. And even their parents and people close to them who had helped them reach their dream of competing at the Games.
Looking back on my own career, I think all my coaches played a fundamental role in my development.
Having good quality coaching and support in the early stages of development is important for any youngster. I had my parents who encouraged me, particularly my dad who played rugby.
I am full of admiration for the people who give their time to volunteer in sport. Volunteers and coaches are key to the continued success of Welsh sport.
On that very note, I hope the public can help recognise and celebrate the people in their communities who help drive participation and success in Wales.
In my role as Board Member at Sport Wales, we are on the lookout for the nation’s sporting heroes – the coaches and volunteers at the heart of what we do.
Nominations for our annual Sport Wales Coach of the Year Awards are now open to the public. Until 21st September, we are asking for people to nominate coaches or volunteers who really make a difference to individuals, clubs or groups involved in sport.
There are a number of different categories for nominations covering grassroots sport, young leaders and volunteers, to those invovled in elite sport.
This is the public’s chance to show their appreciation for the people who put in hours and hours of work across Wales.
I would urge people to take some time to nominate their local hero.
For a nomination form visit www.sportwales.org.uk/coachoftheyear or phone 0845 045 0904.

Yours in Sport.

Paul Thorburn
Sport Wales Board Member
 

ZOOM UNIK::UNIK DAN UNIK Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger