Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Cara Merawat Landak Mini Yang Baik

Landak mini merupaka binatang yang lucu dan unik serta menggemaskan. Bagi anda yang ingin memiliki atau sedang memiliki landak mini, tentunya ingin tahu bukan cara merawat landak mini yang baik? Namun sebelum kita bahas bagaimana cara merawatnya ada baiknya kita kenal lebih dekat yuk dengan si landak mini ini. Landak mini adalah mamalis dari family Eriaceinae yang tersebar di Eropa, Afrika, Selandia Baru dan Asia. Ada kurang lebih 16 spesies landak mini di dunia ini. Landak mini ini memiliki duri tapi tidak beracun, makanya saat ini makin banyak orang yang memelihara landak mini sebagai hobi.

Oiya sobat, landak mini merupakan hewan yang aktif pada malam hari atau istilah biologinya adalah hewan nocturnal, jadi biasa maen sama kelelawar dan burung hantu, hehe becanda. Jadai kalo siang dia bersembunyi di tempat yang gelap. Usia hidup landak itu bervariasi bisa hidup hingga usia 6-10 tahun. Tergantung perawatannya juga, semakin baik merawatnya maka umurnya akan semakin panjang.

Cara Merawat Landak Mini Dari Segi Kandang

cara merawat landak mini


Kandang landak mini sebaiknya terbuat dari bahan logam, aquarium atau  plastik sangkar seperti kandang kucing atau hamster. Untuk penangkaran landak mini banyak yang memakai aquarium. Hanya saja untuk kandang landak mini sebaiknya dibuat kandang yang lebih besar supaya dia dapat berlari kesana-kemari dan membuat sarang. Minimal tinggi kandang 30 cm supaya dia tidak bisa memanjat. Lalu alas dari kandang menggunakan apa? Jangan sampai alasnya dari logam ya, usahkan dari bahan-bahan yang nyaman buat kaki landak seperti serbuk gergaji.

Selanjutnya jangan lupa siapkan tempat kecil di pojok kandang untuk tempat berlindung landak mini. Buatlah semacam saung atau gua kecil dari kayu atau bahan plastik untuk tempat tinggal landak mini di siang hari. Karena hewan ini tidak terlalu suka cahaya. Simpan kandang landak mini pada suhu 21-27 derajat celcius untuk kenyamanan landak. Bersihkan kandang seminggu sekali supaya kandang tidak bau.

Cara merawat landak mini dari segi makanan




Landak mini termasuk hewan insectivore, yaitu hewan pemakan serangga. Tapi meski demikian Anda bisa memberi makanan lain yaitu makanan kering  yang biasa diberikan ke kucing atau ke anjing. Letakkan makanan pada wadah yang berat yang terbuat dari kaca seperti mangkok atau asbak. Hal ini supaya wadah tidak cepat terguling. Selingi dengan makanan lain seperti ulat hongkong, ulat jerman dan serangga lainnya.  Sediakan juga air minum dan sebaiknya diberikan sarana air minum seperti halnya hamster. Jadi landak bisa menyedot air seperti sedang ngedot. Jika diberikan air minum di wadah khawatirnya malah di injak-injak oleh landak akhirnya malah kotor.

Cara merawat landak mini dari segi kebersihan

cara merawat landak mini

Landak mini juga harus dibersihkan badannya dengan cara dimandikan. Cara memandikan landak mini cukup mudah. Sediakan wadah baskom berisi air, sikat gigi dan shampo bayi atau sabun bayi. Jika anda memasukkan landak mini ke air jangan khawatir dia tenggelam, karena dia bisa berenang. Cara memandikannya yaitu masukkan ke air sebentar atau disiram lalu siramkan sabun cair kebagian punggungnya lalu gosok dengan sikat gigi perlahan-lahan. Untuk bagian bawah silahkan bersihkan dengan tangan bagian perut, bagian kaki dan bagian sela-sela tubuhnya. Setelah disabunin selanjutnya bilas dengan air bersih lalu keringkan dengan handuk. Setelah itu landak mini akan lebih segar terlihat.
Nah itulah cara merawat landak mini, semoga bermanfaat


Selasa, 10 September 2013

Cara Memelihara Ikan Koi

Cara Memelihara Ikan Koi - Ikan koi merupakan salah satu ikan yang dijadikan hiasan yang indah di dalam kolam. Ikan koi memiliki keindahan tersendiri, apalagi bagi para pecinta ikan koi termasuk Anda mungkin, pastinya sangat menginginkan ikan koi terpelihara dengan baik. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam cara memelihara ikan koi, yaitu perhatikan kolamnya, perhatikan pakannya.  Kolam merupakan tempat hidupnya ikan, tentunya harus ada airnya ya. Nah supaya ikan koi terpelihara dengan baik tentunya anda harus tahu terlebih dahulu cara merawat kolam ikan koi tersebut. Hal ini penting karena kolam ikan koi yang tidak terawat akan terlihat kotor dan keruh bahkan bisa menyebabkan kematian pada koi kesayangan Anda.

Cara memelihara ikan koi mulai dari kolamya

cara memelihara ikan koi

Mari kita mulai dari memelihara kolamnya terlebih dahulu, karena banyak hal yang mengancam keindahan ikan koi yang berkaitan dengan kolam ikan.  Kolam ikan koi sebaiknya dibuat dari kolam semen. Kolam semen tersebut lebih baik lagi jika dilapisi cat khusus untuk kolam ikan koi, anda bisa cari dipasaran, banyak ko. Selanjutnya Anda harus memperhatikan juga ukuran kolamnya, usahakan minimal luas kolam untuk ikan koi adalah 1,5 m x 2 m dengan kedalaman kolam kurang lebih 50-80cm.

Ketika mengisi air kolam perhatikan jangan sampai mengisi air terlalu penuh hingga rata dengan bibir kolam. Buatlah ketinggian air dengan bibir kolam kurang lebih 25cm, hal ini dilakukan supaya ikan koi tidak loncat kedaratan dan juga aman dari gangguan kucing.

Selanjutnya perhatikan juga elemen-elemen untuk sirkulasi air kolam seperti lubang pembuaangan air dan kotoran, penyaring kotoran, dan airator untuk memberikan suplai oksigen ke kolam ikan. Hal ini penting untuk membuat ikan koi bisa tetap segar.

Letak kolam sebaiknya berada di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari. Kalaupun terpaksa harus di ruangan terbuka pakailah pelindung bisa dengan kanopy atau pun dengan pohon sebagai peneduh. Karena jika ikan koi sering terkena sinar matahari langsung menurut beberapa literatur, itu akan menyebabkan warna ikan menjadi pucat dan pertumbuhannya terhambat. Karena kolam ikan koi kedalamannya relatif dangkal.

Bagaimana cara memelihara ikan koi dari segi airnya?

Air yang masuk ke kolam ikan koi sebaiknya difilter dengan proses empat lapis filterisasi. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kelancaran air. Empat tingkat filter ini anda bisa buat sendiri.

Filter yang pertama yaitu susunan filter yang terdiri dari pasir, kerikil dan ijuk. Bahan-bahan ini berfungsi untuk menyaring sampah dan lumpur yang kemungkinan dibawa oleh air.

Filter yang kedua yaitu diberikan zeolit yang berfungsi untuk menghilangkan racun, bau tak sedap dan juga bisa membunuh kuman penyakit. Zeolit ini bisa dengan mudah anda dapatkan di pasaran.

Filter yang ketiga yaitu dengan menggunakan bahan pestisida yang khusus yang tidak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses penjernihan air kolam, anda bisa tanyakan ke orang yang bergelut di bidang perkoian. Filter yang terakhir  berupa tanaman atau bebatuan yang dapat mengikat kotoran. Jika anda tidak ingin repot membuat sendiri alat filter anda bisa beli yang sudah jadi. Dengan adanya filter  sebetulnya air kolam tidak harus sering-sering dibersihkan. Yang harus sering dibersihkan adalah alat filternya.

Perhatikan derajat keasaman atau PH air, ini merupakan hal yang sangat penting. PH air yang cocok adalah 6,5-8,5.

Cara Merawat Ikan Koi dari Segi Pakan

Pakan koi juga harus diperhatikan, karena pakan yang benar akan membuat ikan koi semakin tampak indah dan berwarna terang. Pakan yang diberikan bisa berupa pakan buatan atau pakan alami. Pakan diberikan kepada ikan sehari dua kali.
Jenis pakan yang digunakan untuk pertumbuhan ideal ikan koi adalah wheat germ. Pakan tersebut terbuat dari bahan-bahan yang bergizi seperti gandum, tepung udang, tepung ikan dan bungkil kacang keledai eh kedelai. Selain itu wheat germ mengandung mineral seperti kalsium, choline, chloride, panthetonate, dan antioksidan. Selain itu mengandung berbagai vitamin.
Selanjutnya Anda harus perhatikan pakan yang berfungsi untuk mencemerlangkan atau mempertajam warna ikan koi. Perlu Anda tahu bahwa pada kulit ikan koi mengandung zat karoten yang menghasilkan warna merah dan warna kuning kehijauan.  Oleh karena itu untuk menambah kecemerlangan ikan koi sebaiknya ikan koi diberikan pakan yang mengandung beta karoten diantaranaya, wortel, ganggang, udang-udangan krill, salmo, kepiting, cacing rambut dan cacing darah. Untuk cacing biasanya ada orang yang menjual khusus. Semoga cara memelihara ikan koi ini bermanfaat


Jumat, 23 Agustus 2013

Cara Merawat Kucing Persia dan Perlengkapannya

Cara Merawat Kucing Persia - Kucing Persia merupakan salah satu favorit di kalangan pecinta kucing. Mulai dari tingkahnya yang lucu, bulunya yang indah dan lebat, bentuk hidungnya yang lucu, hingga matanya yang bening membuat pecinta kucing menyukainya. Apalagi kalo lihat kucing Persia yang masih kanak-kanak, duuhh gemesnya. Memelihara kucing Persia termasuk hal yang gampang-gampang susah. Anda wajib mengetahui tips dan cara merawat kucing persia agar anda dapat menjaga keindahan fisik dan kesehatan kucing persia. Percuma saja anda membeli kucing yang harganya cukup mahal jika tidak mengetahui cara merawatnya.

Cara Merawat Kucing Persia dan Beberapa Perlengkapannya

cara merawat kucing persia

Ada beberapa perlengkapan yang harus ada untuk menunjang kecantikan dan kesehatan kucing persia, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Kandang yang terjaga kebersihannya.
  • Sisir yang berguna untuk merapikan bulu kucing.
  • Tissue bayi untuk membuat bulu kucing berbau harum dan tidak akan menyebabkan alergi karena formula tisu bayi yang lembut.
  • Tissue mata untuk membersihkan mata kucing dan daerah sekitar hidung karena biasanya kucing persia sering mengeluarkan air mata.
  • Tempat makan dan minum yang bersih.
  • Tempat kotoran yang selalu bersih.
  • Aneka mainan agar kucing terlihat aktif dan tidak bosan.

Setelah mengetahui beberapa peralatan yang dibutuhkan oleh kucing persia, kini saatnya kita membahas tentang cara merawatkucing persia, yang diantaranya adalah:
  • Pastikan kandang dalam keadaan bersih, tempat makan dan minumnya harus rutin dibersihkan setiap hari.
  • Pasir sebagai tempat kucing membuang kotoran harus dicuci dengan cairan pembunuh kuman atau disinfektan dan keringkan hingga kering di bawah terik matahari. Kemudian isi wadah lagi dengan pasir yang bersih.
  • Usahakan 2 minggu sekali kucing persia di mandikan.
  • Usahakan dikeramas paling tidak sebulan sekali dengan shampo khusus untuk kucing agar bulu kucing terawat dengan baik.
  • Selalu sediakan makanan dan air minum dalam kandang. Makanan dan minuman harus mencukupi nutrisi yang dibutuhkan agar kondisi prima dan bulunya indah dan mengkilap.
  • Perhatikan makanan kucing persia. Jangan memberi makan kucing persia dengan makanan berupa ikan asin, karena ikan asin dapat merontokkan bulu-bulunya. Karena keindahan kucing persia terletak pada keindahan bulu-bulunya.
  • Rutin mengajak kucing bermain agar ia terlihat aktif dan lincah.
  • Biasakan berjemur di pagi hari untuk kesehatannya.
  • Sebulan sekali sebaiknya anda memeriksakan kesehatan kucing anda ke dokter hewan, dan konsultasikan sekiranya kucing membutuhkan vaksin.
  • Rapikan dan menyisir bulu kucing persia dengan sisir yang didesain khusus untuk kucing. 

Cara Merawat Kucing Persia Bulu Panjang

Dengan bulunya yang indah, kucing Persia memang sangat ideal untuk dijadikan hewan peliharaan dirumah kita. Selain itu, wajahnya juga imut-imut dan bulunya yang sangat lembut. Namun, jenis peliharaan ini memerlukan perawatan khusus untuk membuat bulunya tetap sehat dan indah. Akan tetapi teman-teman jangan khawatir. Perawatan khusus tidak berarti sulit atau mahal. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai panduan dasar untuk cara merawat kucing Persia :

Jenis kucing dengan bulu yang panjang ini setiap hari diharuskan untuk disisir dengan sisir khusus kucing yang biasanya selalu disediakan di PetShop. Cara menyisir seperti ini adalah perawatan dasar untuk bulu. Kemampuan kucing untuk merawat bulunya sangat terbatas. Oleh karena itu, kita bantu dengan sisir khusus kucing ini agar bulunya tetap rapih dan terawat. Biasanya sisir yang digunakan yaitu sisir dari bahan logam.
Jangan lupa juga untuk menyeka bulu kucing kita dengan menggunakan tisu basah yang diperuntukan untuk bayi. Kalo males pakai tisu, gunakan lap yg biasa dipakai untuk kendaraan atau kanebo asalkan kanebo tersebut harus baru.

Jika ada bulu yang gimbal pada kucing kita jangan pernah sesekali untuk mencabutnya. Cara mencabut bulu bisa menyebabkan luka pada kulit kucing. Coba saja kita gunting bulu yang gimbal tersebut menggunakan gunting.

Apabila kucing yang kita pelihara ini sering belekan, teman-teman tidak perlu kaget. Biasanya kucing jenis persia peaknose extrem yang sering seperti ini. Jadi kita harus rajin saja setiap pagi dan sore untuk membersihkan bagian matanya agar tidak menjadi kerak dibagian matanya.

Nah sobat, itulah sedikit bahasan tentang cara merawat kucing Persia, semoga bermanfaat



Kamis, 27 Juni 2013

Cara Merawat Kucing Anggora Dengan Baik

Cara merawat kucing anggora yang baik memang berbeda-beda menurut tiap individu yang memelihara kucing cantik ini. Namun secara garis besar bisa dibilang relatif sama, yaitu tentang kebersihan si kucing dan kandangnya, menu makanannya, dan terakhir vaksinasi.
Merawat kucing anggora bisa dibilang hampir sama dengan merawat kucing-kucing ras lain yang berbulu semi-longhairdan longhair. Namun tentu saja akan sedikit berbeda dengan merawat kucing berbulu pendek ataupun kucing kampung. Bagaimana cara memelihara kucing angora?

Berikut ini adalah beberapa cara merawat kucing anggora:

cara merawat kucing anggora

1.    Biasakan untuk memakan makan makanan kucing yang kering (dry food) sejak kecil karena makanan kaleng untuk kucing (wet food) tidaklah bagus untuk kesehatan jangka panjang si kucing. Selain itu, lebih baik untuk tidak mencoba memberikan makanan lain selain catfood seperti ikan, ayam, atau makanan hewani lainnya karena makanan tersebut cenderung akan mengganggu pertumbuhan bulu kucing angora
2.     Untuk porsinya, anda bisa memberinya makan 3x sehari dengan porsi 1 takaran full unutk porsi kucing dewasa. Atau anda bisa melihat sendiri takaran yang dianjurkan pada bungkus makanan kucing yang anda beli tersebut. 
3.      Beri minum berupa air putih yang sudah cukup matang sudah cukup. Jangan sering-sering member susu dan jangan diberikan susu untuk manusia.
4.      Pastikan ukuran kandang sesuai dengan ukuran tubuhnya. Misalnya kucing angora anda sudah seberat 4 kg, maka anda bisa menggunakan kandang berukuran 90 x 63 x 65 cm. Kandang yang baik adalah yang terbuat dari aluminium, sehingga tidak berkarat, dan jerujinya lebar agar sirkulasi udaranya bagus.
5.      Bersihkan kotak pasir setiap hari dan cuci kandang seminggu sekali, lalu semprot dengan desinfektan.
6.   Setelah kucing berumur 3 bulan segera lakukan vaksinasi. Ikuti saja saran dokter untuk melakukan vaksinasi apa saja. Biasanya dokter akan mewajibkan 3 kali vaksinasi, sementara yang tahunan mereka sebut “tidak wajib”.
7.   Anda perlu memandikannya setidaknya 2 minggu sekali atau seminggu sekali juga lebih bagus untuk menjaga kebersihannya. Sisirlah sehari sekali bulunya agar bulunya tidak kusut.

Itulah beberapa tips singkat cara merawat kucing anggora. Semoga saja informasi ini bermanfaat dan ‘simanis’ semakin sehat dan menggemaskan.

Baca Juga tentang : Cara Merawat Bayi Hamster

Selasa, 26 Maret 2013

CARA MERAWAT BAYI HAMSTER



Bagaimana Sih Cara Merawat Bayi Hamster Itu ?

Banyak orang yang belum begitu tahu tentang cara merawat bayi hamster yang baik dan benar. Bayi hamster yang baru dilahirkan sangat memerlukan perawatan yang baik dan benar. Jika tidak, bisa jadi Anda tidak akan melihat mereka tumbuh normal hingga menjadi hamster dewasa. Tentang cara merawat bayi hamster, ada banyak orang  yang belum benar-benar memahami langkahnya. Hasilnya anak hamster bukannya bertambah malah makin berkurang. Tahukah Anda bahwa hamster merupakan binatang kanibal? Ia bisa menganggap hamster lainnya sebagai ancaman dan memakannya. Pola kanibalisme ini juga berlaku pada ibu hamster terhadap bayinya. Karena itu, penanganan terhadap bayi hamster yang baru lahir harus hati-hati karena hamster merupakan binatang kanibal yang bisa memkan hamster lain jika dia menganggap hamster lain sebagai ancaman. 


cara merawat bayi hamster

Kesalahan-Kesalahan Dalam Cara Merawat Bayi Hamster


1.  Menyentuhnya Dengan Jari

Sebaiknya  Anda mendiamkan hamster dan induknya selama dua hingga tiga minggu. Pada usia dua hingga 3 minggu, mereka sudah "aman" jika ingin Anda sentuh. Banyak orang yang menyentuh bayi hamster yang baru lahir karena penasaran ingin memegangnya. Atau anda ingin memindahkannya, maka janganlah pakai tangan langsung, anda bisa menggunakan sendok untuk memindahkan bayi hamster. Jika tersentuh tangan maka sangat riskan sebab bau Anda bisa menempel pada bayi hamster tersebut dan membuat ia seketika ditandai sebagai ancaman oleh induk hamster. Hamster yang menganggap bayi tersebut ancaman bisa saja meninggalkan bayinya dan tidak ingin merawatnya dan bahkan bisa memakannya. Anda tidak mau kan hal ini terjadi?

2. Sering Memunculkan Diri ke Hamster

Sering memunculkan diri dihadapan ibu dan bayi hamster ini juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan orang. Jangan sering menganggu induk dan anak hamster. Semakin minim kehadiran Anda akan semakin baik bagi mereka. Di habitat aslinya, induk hamster menyimpan bayinya di tempat yang gelap yang nyaris tanpa gangguan. Jadi cermati kehadiran Anda sebatas dalam hal memberi makanan dan juga mengganti air di botol minuman saja. Penuhi tempat makanan dan botol airnya untuk jangka waktu yang lama supaya intensitas anda bertemu dengan hamster tidak terlalu sering.

Selanjutnya, bagaimana cara merawat bayi hamster yang baru melahirkan? dan apa yang harus anda lakukan?

cara merawat bayi hamster
1. Letakkan bayi hamster di tempat yang aman dan jauh dari keramaian serta tutupi kandang supaya terlihat gelap layaknya di lorong tikus. Hal ini perlu karena induk dan bayi yang baru lahir. memerlukan rasa aman dari gangguan. Karena memang habitat asli hamster adalah di tempat gelap.

2. Untuk tempat tidur bayi hamster, berilah serbuk kayu secukupnya atau tisu yang sudah disobek-sobek kecil. Hal ini untuk menjaga kehangatan kandang hamster.

3. Bayi Hamster sebaiknya di letakan pada alas kandang yang tidak berlubang-lubang(datar). Anda bisa menggunakan akuarium, untuk menjaga si bayi tidakterjatuh dan terjepit.

4. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tentang kebersihan kandang. Kandang yang bersih sangat baik bagi hamster, layaknya manusia yang suka dengan tempat tinggal yang bersih. Tapi di masa 1 sampai 2 minggu setelah melahirkan, tidak usah membersihkan kandang hamster. Biarkan saja. Tunggu sampai sang induk dan juga bayi-bayinya siap menghadapi Anda.

Saat lahir, bayi hamster sangat sensitif, ia memiliki kulit kemerahan nyaris tanpa bulu. Tapi jangan khawatir sebab sang induk mengerti betul apa yang harus dilakukan. Cara merawat bayi hamster yang terbaik adalah dengan mendiamkannya. Bahkan sekedar menengok pun Jangan sering anda lakukan. Di hari ke dua sampai tiga, biasanya tanda-tanda pigmentasi kulit sudah mulai tampak. Tapi tidak semua  hamster menunjukkan tanda-tanda seperti ini. Biasanya hamster yang memiliki pigmen dasar coklat saja yang sudah terlihat. Pada hari kelima, bulu-bulu pada bayi hamster sudah mulai tumbuh. Demikian pula dengan kuping yang sudah mulai tampak. Sedangkan matanya memang belum sempurna tapi sudah hampir terlihat. Pada masa ini, asupan gizi bayi hamster hanya bersumber dari air susu induknya. Namun di hari ke delapan hingga sembilan, sang induk sudah mulai mengajarkan makanan solid ke anaknya. Pada usia ke sepuluh hari, biasanya anak hamster sudah mulai menjelajah kandang dan mencari makanannya sendiri.

Nah itulah sedikit tips dan cara merawat bayi hamster. Semoga bermanfaat
Baca Juga Cara Merawat Kucing Anggora
 

ZOOM UNIK::UNIK DAN UNIK Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger