Warung Bebas

Rabu, 26 September 2007

MENGATASI DAN MENCEGAH ATHEROSKLEROSIS (PENYEMPITAN PEMBULUH DARAH)

Hembing: Thursday, 25 Nov 2004 14:1:6 WIB

Oleh: Prof. Hembing Wijayakusuma

Jika dipakai setiap hari dalam waktu lama, fungsi benda akan menjadi aus dan strukturnya juga mulai berubah. Begitu pula dengan tubuh manusia. Seiring dengan bertambahnya usia, organ tubuh mulai menampakkan perubahan, misalnya kulit yang semula halus dan lembut semakin lama mulai mengeriput, ginjal yang berfungsi optimal, mulai terjadi penurunan fungsi.

Pembuluh darah pun juga dapat berubah, dari yang semula berstruktur lembut dan kenyal menjadi kaku dan tebal akibat penimbunan zat lemak, dari makanan berlemak dan berkolesterol yang kita konsumsi setiap hari.

Pembuluh darah merupakan tempat mengalirnya darah yang mengangkut sari-sari makanan (protein, lemak, glukosa, dan lain-lain) ke seluruh jaringan tubuh. Setiap hari proses tersebut selalu berjalan, sehingga terjadi penimbunan zat lemak dalam pembuluh darah yang semakin lama semakin menebal sehingga terjadi pengerasan dan pengapuran pada dinding pembuluh darah dan pembuluh darah pun menyempit. Kondisi ini seperti pipa yang mengalirkan air. Dalam air juga terdapat bahan-bahan yang akan
mengendap di permukaan dalam pipa. Pipa akan berkerak oleh endapan yang terdapat dalam air, sehingga lubang pipa menyempit. Hal ini tentunya akan mengurangi volume debit air, bahkan dapat membuat aliran air tersendat.

Pembuluh darah yang mengalami penyempitan akibat penimbunan zat lemak disebut dengan atherosklerosis. Penyempitan pembuluh darah dapat menyebabkan aliran darah terhambat yang berefek pada terganggunya metabolisme dalam tubuh serta dapat menimbulkan kerusakan pada beberapa organ vital. Jika yang terserang pembuluh darah otak, orang tersebut dapat menjadi pelupa dan pada kondisi kritis dapat menyebabkan stroke.

Jika endapan lemak terjadi pada pembuluh darah pada jantung, jantung masih dapat memberi imbangan dengan memompa darah lebih keras melawan hambatan endapan lemak pada permukaan dalam pembuluh darah. Jika endapan terlalu tebal dapat mengganggu aliran darah ke organ-organ vital dalam tubuh. Hal ini menyebabkan organ-organ tersebut mengalami kekurangan nutrisi dan oksigen yang seharusnya diperoleh melalui aliran darah yang mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Dalam keadaan kritis, pembuluh darah dapat tersumbat sama sekali yang menyebabkan serangan jantung, stroke, myocardial infarction, tekanan darah tinggi (hipertensi) dan komplikasi serius lainnya. Kondisi ini sangat membahayakan, oleh karena itu sebaiknya kita perlu mencegahterjadinya atherosklerosis.

Banyak faktor yang menyebabkan atherosklerosis, antara lain:


*Konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi, juga makanan yang mengandung lemak jenuh. Misalnya: jeroan, daging sapi, dan lain-lain.

*Terlalu banyak makan dan melebihi jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelebihan kalori ini akan disimpan dalam bentuk lemak yang ditimbun di bawah kulit dan juga menimbulkan endapan zat lemak yang akan melekat dalam pembuluh darah.

*Kurang olahraga. Saat tubuh kita bergerak dan berolahraga, kalori dalam tubuh akan
dibakar, sehingga kalori tidak akan tertimbun dalam tubuh. Jarang melakukan olahraga menyebabkan kelebihan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak dan secara terus-menerus menyebabkan timbunan lemak.

*Merokok dan minum minuman keras.Merokok dapat membuat darah lebih mudah menggumpal dan membuat pembuluh-pembuluh darah lebih mudah menciut. Kondisi ini dapat memicu
timbulnya atherosklerosis. Alkohol juga dapat mengentalkan darah yang juga dapat memicu atherosklerosis.

Berikut ini beberapa langkah untuk mencegah terjadinya atherosklerosis, yaitu:


1.Mengkonsumsi makanan dengan proporsi dan gizi berimbang.

2.Menghindari makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi,juga menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh.

3.Banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Makanan berserat juga dapat membantu menurunkan kolesterol darah.

4.Berolahraga secara teratur. Selain membuat tubuh menjadi lebih bugar dan kuat, olahraga dapat membakar kalori dan lemak, sehingga kandungan kalori dan lemak tidak akan tertimbun dalam tubuh.

5.Diet berkadar lemak rendah. Dari hasil penelitian, diet berkadar lemak rendah dapat menurunkan konsentrasi kolesterol dan trigliserida. Oleh karena itu, makanan berkadar lemak rendah baik untuk dikonsumsi seperti susu non-fat, minyak goreng low-fat, dan lain-lain.

6.Menghindari merokok dan minuman keras.


Untuk mengatasi atherosklerosis dapat digunakan tanaman obat yang mempunyai efek dapat melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi). Berikut ini beberapa formula ramuan tanaman obat yang dapat digunakan:

Resep 1.
30 gram daun dewa + 3 kuntum bunga mawar + 1 kuntum bunga soka yang
besar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya
diminum 2 kali sehari.

Resep 2.
2-3 buah mengkudu matang + 15 lembar daun salam + 30 gram temu lawak +
30 gram temu hitam, dicuci dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 800
cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali
sehari.

Resep 3.
15 gram jamur putih kering + 10 gram jamur kuping hitam kering,
keduanya direndam dahulu hingga lembut, direbus atau dibuat sop, lalu airnya
diminum dan jamurnya dimakan. Lakukan secara teratur.

Resep 4.
30 gram daun dewa + 5 lembar daun sambung Nyawa + 30 gr Daun Jati
Belanda, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya
diminum 2 kali sehari.

Catatan :untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel, dan panci
kaca. Tetap konsultasi ke dokter.

Sumber: hembing


Catatan SehatHerbal

Resep Nomor empat bisa digantu dengan Kapsul Daun Dewa 3x1 Kap/hr,
Sambung Nyawa 1x1Kaps/hari dan Kapsul Pelangsing 3x1 kaps/hari

Selasa, 25 September 2007

Ciplukan untuk atasi Ayan, Diabetes, Borok dan Sakit Paru-paru

Tumbuhan Ciplukan (Physalis minina) merupakan tumbuhan liar, berupa
semak/perdu yang rendah (biasanya tingginya sampai 1 meter) dan mempunyai
umur kurang lebih 1 tahun. Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran
rendah sampai ketinggian 1550 meter diatas permukaan laut, tersebar di
tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan
jati. Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna
hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat
dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi cangkap
(kerudung penutup buah).

Manfaat dari penyakit ini diantaranya adalah untuk mengobati penyakit
Diabetes Mellitus, Sakit Paru-paru, Influenza, Brok dll

1. Diabetes Mellitus
Bahan: tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta
akar-akarnya dan dibersihkan.
Cara membuat: dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

2. Sakit paru-paru
Bahan: tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga dan
buahnya).
Cara membuat: direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan
disaring.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 gelas.

3. Ayan
Bahan: 8-10 butir buah ciplukan yang sudah dimasak.
Cara menggunakan: dimakan setiap hari secara rutin.

4. Borok
Bahan: 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih.
Cara membuat: ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit

Nugroho Ari Bawono

PS. SehatHerbal menyediakan ektrak kapsul Ciplukan, harganya Rp. 67.500/ 50 kapsul. Pemesanan : sehatherbal@yahoo.co.id atau 081310343598

Senin, 24 September 2007

Konsultasi : Herbal untuk Thypus

Ibu Prapti dan rekan - rekan yang lain.
Saya mau bertanya, setahun yang lalu ada salah seorang saudara saya yang terkena penyakit thypus, Berobatnya ke dokter keluarga, karena rumahnya dekat dengan dokter tsb maka pada waktu itu tidak dilakukan rawat inap di rumah sakit. Yang menjadi pertanyaan saya adalah dia menderita sakit itu selama lebih kurang setahun dan sampai sekarang masih sering kambuh (merasa lelah, tidak bersemangat, mual-muntah, berkunang, dan pingsan). Oleh Dokter waktu itu disarankan untuk istirahat total selama 6 bulan. Dia sempat vakum sekolah selama 3 bulan, ketahanan tubuhnya menurun sangat drastic, padahal diantara keluarga dia dikenal sebagai orang yang paling jarang sakit. Apakah memang untuk penyembuhan penyakit thypus diperlukan waktu selama itu, dan apakah lingkungan sekitar juga ikut mempengaruhi (misalnya cuaca yg terlalu dingin, terlalu panas, pola makan, efek psikologis, dan lain - lain).
Karena menurut pengamatan saya, saya sendiri sudah 3 kali terkena thypus, biasanya karena aktifitas yang tinggi dan pola makan yg kurang teratur, tetapi setelah diopname 1 - 2 minggu kembali merasa segar dan bertenaga, sebulan setelahnya saya sudha kembali bisa beraktifitas spt biasa, begitu juga dengan teman-teman yang lain yang pernah terkena thypus. Mohon penjelasannya, dan adakah obat tradisional yang bisa digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap serangan penyakit.
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih
Regards,
nike.lisia@sep.epson.com.sg Nike Fatri Lisia

Tanggapan :
Ibu Nike Yth.
Yang perlu diperhatikan pasca terkena typus adalah pola makan yang benar. Misalnya harus lunak, ya terapkan makan lunak sampai batas yang telah ditentukan dokter, kemudian makanan yang berminyak, pedas, asam, spicy hindari. Kurangi kegiatan yang terlalu menguras tenaga.
Kemudian untuk menjaga stamina bisa diberikan Kapsul Tapak Liman 3 x 2 Kaps/hr, Kaps Daun sendok 3 x 2 Kaps.hr, dan Patikan Kebo 3 x 1 Kaps/hr. (untuk membantu mempercepat penyembuhan luka diusus akibat Typus)
Demikian Info dari saya semoga membantu
Salam Hormat
Prapti

Rabu, 12 September 2007

MENGENAL WASIR DAN FAKTOR PEMICUNYA

JAKARTA – Mereka yang menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama harus waspada. Terlebih lagi kalau mereka ini hanya mengonsumsi sedikit air dan sayuran. Bukan apa-apa, kalangan inilah yang berpotensi besar terserang penyakit wasir atau ambeien.

Menurut Dr. Sutanto Gandakusuma, Ahli Bedah Rumah Sakit (RS) Husada, Jakarta, hampir 70 persen manusia dewasa mempunyai wasir, baik wasir dalam, wasir luar maupun keduanya. Namun tidak semua penderita wasir ini memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal.

”Penyebab wasir sebenarnya sederhana, yakni saat susah buang air dipaksakan mengeluarkan kotoran,” ujar Sutanto dalam sebuah seminar mengenai wasir di RS Husada, Jakarta, akhir pekan silam. Penyebab susah buang air ini adalah kurang minum, kurang makan serat, kurang olah raga atau banyak duduk dan mengangkat yang berat-berat.

Solusi penyakit ini sebenarnya cukup gampang, yakni mengubah pola hidup. Bagi mereka yang dalam profesinya banyak duduk seperti sekretaris atau supir disarankan melakukan gerakan-gerakan lain, bukan hanya duduk saja. Karena itu, menurut Sutanto, waktu istirahat alias coffe break sangat penting dimanfaatkan.

Prosedur Pengobatan
Namun kalau sudah telanjur terserang wasir, apa boleh buat, harus segera menjalani terapi yang diberikan ahli medis. Pada stadium wasir ringan, dokter akan memberi obat-obatan jenis phlebodinamic seperti ardium dan daflon atau memberi salep. Tujuannya tak lebih adalah melancarkan sirkulasi darah di daerah anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak dan pendarahan.

Salep bertujuan mengurangi sakit, bengkak dan mencegah infeksi. Apabila kondisi tidak juga membaik maka disarankan kembali ke dokter. Menurut Sutanto, dengan ke dokter maka akan bisa dipastikan bahwa penyakit ini memang benar wasir, bukan penyakit yang lebih serius seperti kanker.

”Tidak semua pendarahan dari dubur adalah hemorhoid atau wasir,” jelas Dr. Lie Agustinus Dharmawan, Kepala bagian Bedah RS Husada dalam kesempatan serupa. ”Setiap pendarahan dari dubur harus ditanggapi serius.” Bisa saja pendarahan ini berasal dari saluran cerna seperti usus halus, usus besar, mulut, kerongkongan dan lain-lain. Bila pendarahan berasal dari sini maka bisa saja disebabkan oleh tukak lambung, kerusakan pembuluh darah, kanker dan sejenisnya.

Untuk memastikan adanya kelainan-kelainan ini perlu diadakan diagnosa, mengetahui riwayat penyakit, inspeksi serta penginderaan melalui endoskopi dan angiografi.
Setelah dipastikan bahwa seorang pasien memang menderita wasir maka dokter bisa mengambil tindakan seperti penyuntikan. Tindakan lain adalah ligasi atau pencekikan wasir dengan gelang karet.

Dengan dicekiknya wasir tersebut maka wasir akan mati dan rontok. Menurut Sutanto, tindakan ini tepat untuk wasir yang berada di dalam dan berukuran agak besar. Jika pasien atau dokter sama-sama bersedia melakukan prosedur operasi, maka bisa dilakukan operasi.

Baru-baru ini telah dikembangkan alat operasi baru yakni stapler yang dapat memotong dan menjahit sekaligus usus di atas wasirnya, sehingga wasir secara otomatis terangkat ke atas. Tindakan ini hanya untuk wasir dalam saja. Keuntungan pemakaian stapler adalah penderita sama sekali tidak merasakan nyeri.

Makanan Berserat
Walau bisa diatasi, tentu saja tidak seorang pun bersedia mengalami pelbagai tindakan ”mengerikan” seperti ini. Ada baiknya jauh-jauh hari, di saat kondisi masih normal, orang menghindari faktor penyebab wasir.
Sebenarnya, apa faktor terbesar dari pemicu wasir? Menurut Dr. Ekky M. Rahardja, Unit Gizi Medik instalasi Gizi RS Husada, wasir kerap dihubungkan dengan kelemahan bawaan dinding vena, penekanan oleh rahim selama kehamilan, dan terhambatnya aliran darah vena oleh kontraksi otot dinding rektum selama buang air besar.
Karena itu, mereka yang punya keluhan sulit buang air besar biasanya diikuti dengan gejala wasir. Solusi satu-satunya adalah mengubah pola makan dari rendah serat ke makanan kaya serat.
Serat makanan adalah substansi makanan berasal dari nabati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia. Substansi tersebut berasal dari dinding sel atau bagian lain.
Meski tidak tergolong sebagai zat gizi, makanan berserat merupakan komponen penting dalam makanan sehari-hari. Ini disebabkan serat bisa menjaga kesehatan gusi dan gigi, mengendalikan berat badan, mengendalikan kadar gula dan lemak darah, meningkatkan penyerapan kalsium dan memperlancar buang air besar. Yang terakhir ini paling erat hubungannya dengan wasir.
”Setelah sebagian besar zat gizi diserap usus halus maka residunya dipindahkan ke usus besar di mana terjadi proses fermentasi feses atau kotoran ke bagian distal,” jelas Ekky yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara ini dalam kesempatan sama.
Pada kondisi kekurangan serat, massa feses menjadi terlalu sedikit untuk dapat didorong keluar oleh gerak peristaltik usus. Oleh karena itu makanan sehari-hari harus mengandung cukup serat disertai cukup minum. Konsumsi serat yang dianjurkan adalah sekitar 30-35 gram per hari.
Konsumsi serat sehari-hari dianggap cukup kalau seseorang sama sekali tidak menderita gangguan buang air besar. Aktivitas buang air besar yang normal adalah dilakukan sedikitnya sekali dalam sehari dan sama sekali tidak mengalami kesulitan apa-apa, yakni tanpa disertai rasa sakit.
Bagi pasien penderita wasir, perlu diberikan makanan serat ekstra. Konsumsi air minum sedikitnya dua liter atau delapan gelas dalam sehari. Ditambah menu makanan yang kaya serat seperti sereal dan umbi dari beras tumbuk, beras merah, ketan hitam, gandum, havermouth, jagung, ubi dan singkong. Sumber serat lain adalah kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan yang dimakan bersama kulitnya dan jelly atau agar-agar.(mer)

MENGENAL WASIR DAN FAKTOR PEMICUNYA

JAKARTA – Mereka yang menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama harus waspada. Terlebih lagi kalau mereka ini hanya mengonsumsi sedikit air dan sayuran. Bukan apa-apa, kalangan inilah yang berpotensi besar terserang penyakit wasir atau ambeien.

Menurut Dr. Sutanto Gandakusuma, Ahli Bedah Rumah Sakit (RS) Husada, Jakarta, hampir 70 persen manusia dewasa mempunyai wasir, baik wasir dalam, wasir luar maupun keduanya. Namun tidak semua penderita wasir ini memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal.

”Penyebab wasir sebenarnya sederhana, yakni saat susah buang air dipaksakan mengeluarkan kotoran,” ujar Sutanto dalam sebuah seminar mengenai wasir di RS Husada, Jakarta, akhir pekan silam. Penyebab susah buang air ini adalah kurang minum, kurang makan serat, kurang olah raga atau banyak duduk dan mengangkat yang berat-berat.

Solusi penyakit ini sebenarnya cukup gampang, yakni mengubah pola hidup. Bagi mereka yang dalam profesinya banyak duduk seperti sekretaris atau supir disarankan melakukan gerakan-gerakan lain, bukan hanya duduk saja. Karena itu, menurut Sutanto, waktu istirahat alias coffe break sangat penting dimanfaatkan.

Prosedur Pengobatan
Namun kalau sudah telanjur terserang wasir, apa boleh buat, harus segera menjalani terapi yang diberikan ahli medis. Pada stadium wasir ringan, dokter akan memberi obat-obatan jenis phlebodinamic seperti ardium dan daflon atau memberi salep. Tujuannya tak lebih adalah melancarkan sirkulasi darah di daerah anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak dan pendarahan.

Salep bertujuan mengurangi sakit, bengkak dan mencegah infeksi. Apabila kondisi tidak juga membaik maka disarankan kembali ke dokter. Menurut Sutanto, dengan ke dokter maka akan bisa dipastikan bahwa penyakit ini memang benar wasir, bukan penyakit yang lebih serius seperti kanker.

”Tidak semua pendarahan dari dubur adalah hemorhoid atau wasir,” jelas Dr. Lie Agustinus Dharmawan, Kepala bagian Bedah RS Husada dalam kesempatan serupa. ”Setiap pendarahan dari dubur harus ditanggapi serius.” Bisa saja pendarahan ini berasal dari saluran cerna seperti usus halus, usus besar, mulut, kerongkongan dan lain-lain. Bila pendarahan berasal dari sini maka bisa saja disebabkan oleh tukak lambung, kerusakan pembuluh darah, kanker dan sejenisnya.

Untuk memastikan adanya kelainan-kelainan ini perlu diadakan diagnosa, mengetahui riwayat penyakit, inspeksi serta penginderaan melalui endoskopi dan angiografi.
Setelah dipastikan bahwa seorang pasien memang menderita wasir maka dokter bisa mengambil tindakan seperti penyuntikan. Tindakan lain adalah ligasi atau pencekikan wasir dengan gelang karet.

Dengan dicekiknya wasir tersebut maka wasir akan mati dan rontok. Menurut Sutanto, tindakan ini tepat untuk wasir yang berada di dalam dan berukuran agak besar. Jika pasien atau dokter sama-sama bersedia melakukan prosedur operasi, maka bisa dilakukan operasi.

Baru-baru ini telah dikembangkan alat operasi baru yakni stapler yang dapat memotong dan menjahit sekaligus usus di atas wasirnya, sehingga wasir secara otomatis terangkat ke atas. Tindakan ini hanya untuk wasir dalam saja. Keuntungan pemakaian stapler adalah penderita sama sekali tidak merasakan nyeri.

Makanan Berserat
Walau bisa diatasi, tentu saja tidak seorang pun bersedia mengalami pelbagai tindakan ”mengerikan” seperti ini. Ada baiknya jauh-jauh hari, di saat kondisi masih normal, orang menghindari faktor penyebab wasir.

Sebenarnya, apa faktor terbesar dari pemicu wasir? Menurut Dr. Ekky M. Rahardja, Unit Gizi Medik instalasi Gizi RS Husada, wasir kerap dihubungkan dengan kelemahan bawaan dinding vena, penekanan oleh rahim selama kehamilan, dan terhambatnya aliran darah vena oleh kontraksi otot dinding rektum selama buang air besar.
Karena itu, mereka yang punya keluhan sulit buang air besar biasanya diikuti dengan gejala wasir. Solusi satu-satunya adalah mengubah pola makan dari rendah serat ke makanan kaya serat.

Serat makanan adalah substansi makanan berasal dari nabati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia. Substansi tersebut berasal dari dinding sel atau bagian lain.

Meski tidak tergolong sebagai zat gizi, makanan berserat merupakan komponen penting dalam makanan sehari-hari. Ini disebabkan serat bisa menjaga kesehatan gusi dan gigi, mengendalikan berat badan, mengendalikan kadar gula dan lemak darah, meningkatkan penyerapan kalsium dan memperlancar buang air besar. Yang terakhir ini paling erat hubungannya dengan wasir.

”Setelah sebagian besar zat gizi diserap usus halus maka residunya dipindahkan ke usus besar di mana terjadi proses fermentasi feses atau kotoran ke bagian distal,” jelas Ekky yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara ini dalam kesempatan sama.

Pada kondisi kekurangan serat, massa feses menjadi terlalu sedikit untuk dapat didorong keluar oleh gerak peristaltik usus. Oleh karena itu makanan sehari-hari harus mengandung cukup serat disertai cukup minum. Konsumsi serat yang dianjurkan adalah sekitar 30-35 gram per hari.

Konsumsi serat sehari-hari dianggap cukup kalau seseorang sama sekali tidak menderita gangguan buang air besar. Aktivitas buang air besar yang normal adalah dilakukan sedikitnya sekali dalam sehari dan sama sekali tidak mengalami kesulitan apa-apa, yakni tanpa disertai rasa sakit.

Bagi pasien penderita wasir, perlu diberikan makanan serat ekstra. Konsumsi air minum sedikitnya dua liter atau delapan gelas dalam sehari. Ditambah menu makanan yang kaya serat seperti sereal dan umbi dari beras tumbuk, beras merah, ketan hitam, gandum, havermouth, jagung, ubi dan singkong. Sumber serat lain adalah kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan yang dimakan bersama kulitnya dan jelly atau agar-agar.(mer)
http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2003/015/kes1.html

TERAPI HERBAL UNTUK ATASI WASIR :
1. Daun Ungu, untuk atasi wasir
2. Rumput Mutiara, untuk atasi pembengkakannya


Info lebih lanjut tentang herbal tersebut : sehatherbal@yahoo.co.id atau 081310343598
 

ZOOM UNIK::UNIK DAN UNIK Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger