Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Januari 2014

Panduan Lengkap Setting Jaringan Komputer, LAN dan Server Windows XP

Panduan Lengkap Setting Jaringan Komputer, LAN dan Server Windows XP - Jika pada artikel sebelumnya sobat telah belajar setting modem Telkom Speedy, kali ini beranjak kita belajar bagaimana cara melakukan pengaturan pada jaringan komputer. Namun kali ini admin berbagi dalam bentuk panduan lengkap setting jaringan komputer yang meliputi LAN, Server dan Client Sistem.

Sebelum lebih lanjut tentang apa itu jaringan komputer, bagaimana cara memasang jaringan komputer serta tutorial cara menginstal perangkat keras dan perangkat lunak jaringan komputer dengan baik dan benar, admin menyarankan anda membaca Buku Premium karya Mas Agussale yang sudah bertahun tahun masih eksis menjadi rujukan calon teknisi dan pelajar otodidak di bidang jaringan komputer. Berikut review sederhana Ebook Teknisi jaringan yang dapat kami bagikan :

Panduan Setting Lan


Step by Step Jaringan Komputer , Ebook berbasis Windows XP. Format PDF dengan total 174 halaman pdf. Ebook ini secara umum terbagi 4 yaitu KONSEP JARINGAN, PERANGKAT JARINGAN, LANGKAH KERJA DAN TROUBLESHOOTING. Disertai dengan gambar yang memudahkan anda dalam mengerjakan jaringan, serta software yang akan mendukung anda.

Di dalam Ebook panduan Lengkap tersebut akan dijelaskan beberapa materi penting seperti :


CHAPTER 1 MENGENAL JARINGAN KOMPUTER
  1. Sejarah Jaringan Komputer
  2. Manfaat Jaringan Komputer
  3. Topologi Jaringan komputer
  4. Membedakan Jenis Jaringan Komputer
  5. Memahami Lebih Mendalam Beberapa Jalur Jaringan Komputer
  6. Sistem Operasi Baru dan Jaringan Komputer
  7. Berkenalan dengan Antarmuka Jaringan Windows XP
CHAPTER 2 HARDWARE JARINGAN KOMPUTER
  1. Komputer Server
  2. Ethernet Hub
  3. Ethernet Switch
  4. Routers Network Repeater
  5. Network Bridges
  6. Network Adapter
  7. Wireless Network Interface Controller
  8. Modems
  9. Networking Cable
  10. Hardware Firewall
  11. Stand Alone Wireless Access Point (WAP)
CHAPTER 3 INSTALASI PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER
  1. Persiapan Peralatan Kerja
  2. Menyiapkan Perangkat Keras Jaringan
  3. Langkah kerja pemasangan perangkat keras
  4. Penempatan Komputer Server
  5. Pemasangan Kompter Server Pada Hub/Switch
  6. Pemasangan Komputer Klien pada LAN kabel
  7. Penempatan HUB/Switch
  8. Penempatan dan Pemasangan Router
CHAPTER 4 INSTALASI PERANGKAT LUNAK JARINGAN KOMPUTER
  1. Instalasi Sistem Operasi
  2. Cara Set Computer Name dan Workgroup pada Windows XP
  3. Pengaturan Network Connections
  4. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Server
  5. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Klien
  6. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Printer Server
  7. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Wireless Router
  8. Pengaturan Software Warnet Pada jaringan Komputer
CHAPTER 5 KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER
  1. Klasifikasi Keamanan Jaringan Komputer
  2. Macam-Macam Serangan Jaringan Komputer
  3. Membangun Sistem Keamanan Jaringan Komputer Yang Kuat
CHAPTER 6 MELAKUKAN KONEKSI PADA JARINGAN
  1. Melakukan Koneksi Jaringan Kabel
  2. Melakukan Koneksi Jaringan Wireless
  3. Memeriksa Status Koneksi Jaringan
  4. Set Up dan Tes Remote Desktop Pada Windows
  5. Set Up dan Tes Remote Desktop Web Connection
CHAPTER 7 PENGATURAN SHARING DALAM JARINGAN
  1. Menginstall [File and Printer Sharing] Pada Windows XP
  2. Sharing File Dan Folder Dalam Jaringan
  3. Sharing Drive Dalam Jaringan
  4. Advanced File Sharing Sharing
  5. Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Melalui Komputer Server
  6. Sharing Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Tanpa Melalui Komputer Server
  7. Setting Komputer Ad Hoc Wireless Network
  8. Pemetaan Drive Sharing Dalam Jaringan
  9. Membuat Folder Sharing Bisa Diakses Secara Offline
  10. Mengakses File dan Folder Sharing
  11. Mengakses dan Bekerja Dengan Offline Files
CHAPTER 8 TROUBLESHOOTING  JARINGAN  KOMPUTER
  1. Troubleshooting Koneksi Jaringan Lokal
  2. Troubleshooting File and Printer Sharing in Microsoft Windows XP
  3. Network Troubleshooting Commands
  4. Troubleshooting Diagnostic Tools

Bebebapa pengguna, calon teknisi komputer dan pelajar otodidak dari Indonesia dan Malaysia telah banyak mendowload dan memakai tutorial ini untuk sekedar menambah keterampilan instalasi jaringan komputer, saya berharap dengan mental rasa ingin tahu anda dapat menjadi calon teknisi jaringan yang handal, berbekal pengetahuan itu pula, anda dapat menciptakan lapangan kerja baru dengan menjadi teknisi jaringann.

Semoga bermanfaat. Salam Teknisi

Minggu, 22 Desember 2013

Jenis - Jenis Jaringan Komputer dan Perbedaannya

Secara garis besarnya jaringan komputer ada 5 jenis, untuk lebih jelasnya bagaimana cara membedakan jenis jaringan komputer tersebut, berikut akan saya ulas dengan lebih terperinci untuk definisi pada tiap-tiap jenisnya.

Cara membedakan kenis jaringan komputer


Untuk mengkategorikan / mengelompokkan jenis-jenis desain dari jaringan komputer adalah dengan ruang lingkup atau skala wilayah mereka. Untuk alasan historis, industri jaringan mengacu pada hampir setiap jenis desain sebagai semacam jaringan area. Contoh umum tipe jaringan adalah sebagai berikut:

Jenis - Jenis Jaringan Komputer


1. Local Area Network (LAN) - Merupakan jaringan internal di dalam sebuah gedung atau kampus. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu organisasi, perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya misalnya printer, media penyimpanan (storage) serta saling bertukar infromasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN) - Merupakan versi LAN yang dengan cakupan / area lebih luas dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan bisa berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN) - Memiliki jangkauan geografis yang lebih luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet - Orang yang terhubung kejaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kumpulan jaringan yang saling terhubung (terinterkoneksi) inilah yang disebut dengan Internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel - Atau yang biasa lebih dikenal dengan Wireless merupakan sebuah solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Jaringan tanpa kabel memiliki kelebihan karena lebih leluasa bergerak (mobile) dalam melakukan aktifitas komunikasi.

Semoga ulasan singkat bagaimana cara membedakan jenis-jenis jaringan berdasarkan fungsi serta kemampuan atau cakupan (area) yang telah saya urai diatas bisa membantu siapa saja yang ingin lebih memahami mengenai jaringan tersebut. Jangan lupa untuk kembali mengikuti ulasan yang masih terkait tentang jaringan pada kesempatan berikutnya.

Artikel Panduan Penting

Senin, 07 Oktober 2013

sistem jaringan internet dan intranet

Tidak Terlalu banyak buku yang membahas dari sistem jaringan internet dan intranet bahkan saya sudah ke toko buku gramedia online masih sedikut buku tentang sistem jaringan internet dan intranet.

Tetapi dengan mencoba belajar bahasa inggris dan mencari artikel sistem jaringan internet dan intranet saya menemukkan pencerahan tentang sistem jaringan internet dan intranet.

Pada Dasarnya sistem jaringan internet dan intranet dimulai oleh Adidas Network,yang masih merupakan jaringan untuk mengirim data serta informasi baik itu hasil cetak atau sebuah file yang dilakukan langsung oleh kurir.Karena Kurir berupa manusia tidak dapat bergerak cepat dan kemampuaanya terbatas oleh karena itu Adidas Network mengeluarkan Konsep dasar sistem jaringan internet dan intranet

Secar Umum ada beberapa Jenis Jaringan Komputer dari beberapa jenis Jaringan sebuah komputer dapat di kelompokkan dalam 5golongan ,yaitu :
1.      Jaringan Komputer lokal (Local Area Network-LAN)
2.      Inter-Jaringan (Interconnection Network)
3.      Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network- MAN)
4.      Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network-WAN)
5.      Dan Internet 
A.   INTRANETIntranet adalah jaringan computer yang hanya diperuntukkan dalam lingkup perusahaan atau institusi. Intranet memungkinkan karyawan perusahaan atau institusi mengakses sumber data (sumber daya) dari perusahaan atau institusi. Media penghubung Intranet ada yang menggunakan kabel saja dan ada yang menggunakan kabel dan computer server. Computer server berfungsi melayani computer yang terdapat dalam jaringan tersebut. Jaringan computer dalam jaringan tersebut. Jaringan computer yang termasuk dalam Intranet, adalah:
  • LAN : Local Area Network
  • MAN : Metropolitan Area Network
  • WAN : Wireless Area Network
Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan Intranet, yaitu :
  • Kemampuan Resources Sharing (berbagi sumber informasi)
  • Kemampuan berbagi pakai data
  • Meningkatkan factor keamanan data
B.   INTERNETInternet dikembangkan pada tahun 1969 dengan nama ARPA Net (Arvanced Rerearch Agency Network). Saat itu ada 4 institusi dihubungkan dalam satu jaringan yang dinamakan ARPA Net. Keempat institusi itu adalah:
  1. Universitas California Los Angeles (UCLA)
  1. Universitas Sant Barbara California
  1. Universitas UTAH
  1. Stamford Research Institute.
Tahun 1975 Perusahaan Internet dipindahkan kepada US Defense Communication Agency. Tujuan awal, dibentuknya internet ini adalah
  • Untuk membentuk suatu jaringan computer yang terpisah satu sama lain sehingga apabila terjadi peperangan informasi tidak akan hilang karena, tersimpan tersebar tidak hanya pada satu titik.
Internet merupakan kependekan dari Inter Connected Network. Internet adalah salah suatu jaringan computer yang sangat luas. Jaringan ini menghubungkan jutaan computer yang tersebar di seluruh dunia, baik itu LAN , MAN, atau WAN yang terhubung menggunakan TCP/IP (Transmition Control Protocol / Internet Protocol)
Media penghubung internet dapat berupa kabel, satelit maupun gelombang radio. Dengan adanya, internet seluruh computer seluruh dunia yang terhubung dalam suatu jaringan dapat saling berkomunikasi dan saling bertukar informasi secara bebas dengan semua pengguna Internet di seluruh dunia. Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari internet :
  1. Kemudahan dalam memperoleh informasi
  1. Mendukung transaksi dan operasi bisnis
  1. Belajar secara online
  1. Mencari beasiswa untuk sekolah di dalam negeri maupun di luar negeri
Dampak negative dari Internet :
  1. Mengakses atau menjiplak karya orang lain
  1. Mengakibatkan kerugian waktu dan uang
 Demikian tadi penjelasan tentang sistem jaringan internet dan intranet setelah sebelumnya tentang sistem Keamanan Jaringan.

Minggu, 06 Oktober 2013

Sistem Keamanan Jaringan

semakin berkembangya dunia komputer dan internet  Sistem Keamanan Jaringan  berbasis internet harus lebih di perhatikan.Hal ini karena Internet  yang bersifat Global dan pada dasarnya internet rawan akan tidak yang bersifat dari tidak baik.

Oleh karena itu sistem keamanan komputer yang terhubung ke internet harus di rencanakan serta di pahami bentul saat membangun,hal ini bertujuan untuk melingdungi sumber daya yang berada dalam komputer tersebut agar tidak di ambil oleh orang lain melalui jaringan komputer.

Tingkat Ancama n sebuah sistem keamanan Jaringan Komputer Juga Harus Diperhatikkan dan secara umum berikut pengertian dari sistem keamanan jaringan:
 Sistem Keamanan Jaringan

Pengertian Sistem Keamanan
  • Wi-Fi
Sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer.
  •  Pusat data (bagian Infrastruktur Keamanan Data Center)
Digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik.
  • Jasakom
Memberikan pengertian dan kesadaran akan security di internet dan yang bermukim dibawah naungan para pakar keamanan komputer.
  • Antiglobalisasi
Budaya keamanan makanan dan mengakhiri atau memperbarui kapitalisme dengan pengertian-pengertian yang jelas-jelas rasis atau fasis.
Ancaman Sistem Keamanan Jaringan
Ingin tahu data apa saja yang ada di dalam jaringan komputer untuk selanjutnya dimanfaatkan untuk mendapatkan uang. Penyusup seperti ini sering disebut sebagai The Competition.
Keamanan Jaringan
Proteksi:
Authentication
Gateway
Attack
Authorization
Monitoring
Komunikasi terenkripsi
Pada dasarnya, ancaman itu datang dari seseorang yang mempunyai keinginan untuk  memperoleh akses ilegal ke dalam suatu jaringan komputer. Oleh karena itu, harus ditentukan siapa saja yang diperbolehkan mempunyai akses legal ke dalam sistem, dan ancaman-ancaman yang dapat mereka timbulkan.
Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh penyusup dan, sangat berguna apabila dapat membedakan tujuan-tujuan tersebut pada saat merencanakan sistem keamanan jaringan komputer. Beberapa tujuan para penyusup adalah:
Pada dasarnya hanya ingin tahu sistem dan data yang ada pada suatu jaringan komputer yang dijadikan sasaran. Penyusup yang bertujuan seperti ini sering disebut dengan The Curius.
Membuat sistem jaringan menjadi down, atau mengubah tampilan situs web. Penyusup yang mempunyai tujuan seperti ini sering disebut sebagai The Malicious.
Berusaha untuk menggunakan sumber daya di dalam sistem jaringan komputer untuk memperoleh popularitas. Penyusup seperti ini sering disebut sebagai The High-Profile Intruder.
Pemakaian alat (termasuk program) dapat menyebabkan kerusakan baik disengaja atau tidak. Pembatasan pemakaian bukan untuk mempersulit tetapi supaya efisien dan tidak merusak.
Pemakai harus dapat membuktikan dirinya. Contoh: user dan password. Dalam sebuah jaringan ditambahkan sumber akses (komputer yang digunakan) dengan asumsi bahwa pada suatu saat satu orang hanya dapat atau boleh bekerja dengan satu komputer yang sama.
Gerbang masuk menuju sistem dengan firewall
Serangan terhadap sistem.
Pemakai diperbolehkan menggunakan pelayanan dan resource sesuai dengan haknya.
Pengawasan terhadap jaringan
Menggunakan enkripsi agar data tak dapat diintip
Secara umum ada enam (6) langkah besar yang mungkin bisa digunakan untuk mengamankan jaringan & sistem komputer dari serangan hacker. Adapun langkah tersebut adalah:
  1. Membuat Komite Pengarah Keamanan.
  1. Mengumpulkan Informasi
  1. Memperhitungkan Resiko
  1. Membuat Solusi
  1. Implementasi & Edukasi / Pendidikan.
  1. Terus Menerus Menganalisa, dan Meresponds.

Langkah 1: Membuat Komite Pengarah Keamanan

Komite pengarah sangat penting untuk dibentuk agar kebijakan keamanan jaringan dapat diterima oleh semua pihak. Agar tidak ada orang terpaksa, merasa tersiksa, merasa akses-nya dibatasi dalam beroperasi di jaringan IntraNet mereka. Dengan memasukan perwakilan dari semua bidang / bagian, maka masukan dari bawah dapat diharapkan untuk dapat masuk & di terima oleh semua orang.
Dengan adanya komite pengarah ini, akan memungkinkan terjadi interaksi antara orang teknik / administrator jaringan, user & manajer. Sehingga dapat dicari kebijakan yang paling optimal yang dapat diimplementasikan dengan mudah secara teknis.

Langkah 2: Mengumpulkan Informasi

Sebelum sebuah kebijakan keamanan jaringan diimplementasikan, ada baiknya proses audit yang lengkap dilakukan. Tidak hanya mengaudit peralatan & komponen jaringan saja, tapi juga proses bisnis, prosedur operasi, kesadaran akan keamanan, aset. Tentunya proses audit harus dari tempat yang paling beresiko tinggi yaitu Internet; berlanjut pada home user & sambungan VPN. Selain audit dari sisi external, ada baiknya dilakukan audit dari sisi internet seperti HRD dll.

Langkah 3: Memperhitungkan Resiko

Resiko dalam formula sederhana dapat digambarkan sebagai:
Resiko = Nilai Aset * Vurnerability * Kemungkinan di Eksploit
Nilai aset termasuk nilai uang, biaya karena sistem down, kehilangan kepercayaan mitra / pelanggan. Vurnerability termasuk kehilangan data total / sebagian, system downtime, kerusakan / korupsi data.
Dengan mengambil hasil dari langkah audit yang dilakukan sebelumnya, kita perlu menanyakan:
•  Apakah kebijakan keamanan yang ada sekarang sudah cukup untuk memberikan proteksi?
•  Apakah audit secara eksternal berhasil memvalidasi ke keandalan kebijakan keamanan yang ada?
•  Adakah proses audit mendeteksi kelemahan & belum tertuang dalam kebijakan keamanan?
•  Apakah tingkat keamanan, setara dengan tingkat resiko?
•  Apa aset / informasi yang memiliki resiko tertinggi?
Dengan menjawab pertanyaan di atas merupakan titik awal untuk mengevaluasi kelengkapan kebijakan informasi yang kita miliki. Dengan mengevaluasi jawaban di atas, kita dapat memfokuskan pada solusi yang sifatnya macro & global terlebih dulu tanpa terjerat pada solusi mikro & individu.

Langkah 4: Membuat Solusi

Pada hari ini sudah cukup banyak solusi yang sifatnya plug'n'play yang dapat terdapat di pasar. Sialnya, tidak ada satu program / solusi yang ampuh untuk semua jenis masalah. Oleh karena kita kita harus pandai memilih dari berbagai solusi yang ada untuk berbagai kebutuhan keamanan. Beberapa di antaranya, kita mengenal:
•  Firewall.
•  Network Intrusion Detection System (IDS).
•  Host based Intrusion Detection System (H-IDS).
•  Application-based Intrusion Detection System (App-IDS).
•  Anti-Virus Software.
•  Virtual Private Network (VPN).
•  Two Factor Authentication.
•  Biometric.
•  Smart cards.
•  Server Auditing.
•  Application Auditing.
•  Dll – masih ada beberapa lagi yang tidak termasuk kategori di atas.

Langkah 5: Implementasi & Edukasi / Pendidikan

Setelah semua support diperoleh maka proses implementasi dapat dilakukan. Proses instalasi akan sangat tergantung pada tingkat kesulitan yang harus dihadapi. Satu hal yang harus diingat dalam semua proses implementasi adalah proses pendidikan / edukasi jangan sampai dilupakan. Proses pendidikan ini harus berisi:
•  Detail dari sistem / prosedur keamanan yang baru.
•  Effek dari prosedur keamanan yang baru terhadap aset / data perusahaan.
•  Penjelasan dari prosedur & bagaimana cara memenuhi goal kebijakan keamanan yang baru.
Peserta harus di jelaskan tidak hanya bagaimana / apa prosedur keamanan yang dibuat, tapi juga harus dijelaskan mengapa prosedur keamanan tersebut di lakukan.

Langkah 6: Terus Menerus Menganalisa, dan Meresponds

Sistem selalu berkembang, oleh karena itu proses analisa dari prosedur yang dikembangkan harus selalu dilakukan. Selalu berada di depan, jangan sampai ketinggalan kereta api
sekian artikel komputer seputar sistem keamanan jaringan yang memang harus di perhatiaan dalam membangun sebuah sistem yang memang terhubung ke  internet

Minggu, 31 Maret 2013

Totorial Cara Memasang Jaringan Komputer, LAN dan Server

Cara Memasang Jaringan Komputer, LAN dan Server itu Sulit ?? Menurut kita, tapi sesulit apapun itu, dengan sebuah panduan yang tepat dan keseriusan dibantu kedisipilinan pasti segalanya akan terasa mudah. Ebook Teknisi Komputer jaringan MAMPU menjadikan anda MAMPU melakukan instalasi jaringan komputer, server, pemasangan LAN dan lain sebagainya dengan Mudah.

Panduan Instalasi Jaringan Komputer LAN PDF

MILIKI EBOOK INI >> KLIK DISINI
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).

Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Spesifikasi Kemampuan Pembaca Ebook Teknisi Jaringan Komputer Ini adalah 

CHAPTER 1 MENGENAL JARINGAN KOMPUTER
  1. Sejarah Jaringan Komputer
  2. Manfaat Jaringan Komputer
  3. Topologi Jaringan komputer
  4. Membedakan Jenis Jaringan Komputer
  5. Memahami Lebih Mendalam Beberapa Jalur Jaringan Komputer
  6. Sistem Operasi Baru dan Jaringan Komputer
  7. Berkenalan dengan Antarmuka Jaringan Windows XP
CHAPTER 2 HARDWARE JARINGAN KOMPUTER
  1. Komputer Server
  2. Ethernet Hub
  3. Ethernet Switch
  4. Routers Network Repeater
  5. Network Bridges
  6. Network Adapter
  7. Wireless Network Interface Controller
  8. Modems
  9. Networking Cable
  10. Hardware Firewall
  11. Stand Alone Wireless Access Point (WAP)
CHAPTER 3 INSTALASI PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER
  1. Persiapan Peralatan Kerja
  2. Menyiapkan Perangkat Keras Jaringan
  3. Langkah kerja pemasangan perangkat keras
  4. Penempatan Komputer Server
  5. Pemasangan Kompter Server Pada Hub/Switch
  6. Pemasangan Komputer Klien pada LAN kabel
  7. Penempatan HUB/Switch
  8. Penempatan dan Pemasangan Router
CHAPTER 4 INSTALASI PERANGKAT LUNAK JARINGAN KOMPUTER
  1. Instalasi Sistem Operasi
  2. Cara Set Computer Name dan Workgroup pada Windows XP
  3. Pengaturan Network Connections
  4. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Server
  5. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Pada Komputer Klien
  6. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Printer Server
  7. Cara Konfigurasi TCP / IP Address Wireless Router
  8. Pengaturan Software Warnet Pada jaringan Komputer
CHAPTER 5 KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER
  1. Klasifikasi Keamanan Jaringan Komputer
  2. Macam-Macam Serangan Jaringan Komputer
  3. Membangun Sistem Keamanan Jaringan Komputer Yang Kuat
CHAPTER 6 MELAKUKAN KONEKSI PADA JARINGAN
  1. Melakukan Koneksi Jaringan Kabel
  2. Melakukan Koneksi Jaringan Wireless
  3. Memeriksa Status Koneksi Jaringan
  4. Set Up dan Tes Remote Desktop Pada Windows
  5. Set Up dan Tes Remote Desktop Web Connection
CHAPTER 7 PENGATURAN SHARING DALAM JARINGAN
  1. Menginstall [File and Printer Sharing] Pada Windows XP
  2. Sharing File Dan Folder Dalam Jaringan
  3. Sharing Drive Dalam Jaringan
  4. Advanced File Sharing Sharing
  5. Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Melalui Komputer Server
  6. Sharing Koneksi Internet Dalam Jaringan Kabel Tanpa Melalui Komputer Server
  7. Setting Komputer Ad Hoc Wireless Network
  8. Pemetaan Drive Sharing Dalam Jaringan
  9. Membuat Folder Sharing Bisa Diakses Secara Offline
  10. Mengakses File dan Folder Sharing
  11. Mengakses dan Bekerja Dengan Offline Files
CHAPTER 8 TROUBLESHOOTING  JARINGAN  KOMPUTER
  1. Troubleshooting Koneksi Jaringan Lokal
  2. Troubleshooting File and Printer Sharing in Microsoft Windows XP
  3. Network Troubleshooting Commands
  4. Troubleshooting Diagnostic Tools

<<  DOWNLOAD >>


Materi Terkait :

Selasa, 19 Maret 2013

Panduan Cara Setting Modem Telkom Speedy - TP Link Restart

Cara Setting Modem Telkom Speedy yang akan saya share kali ini untuk mengatasi kegalauan teman-teman yang tidak bisa mengakses internet karena masalah tertentu pada telkom speedynya, entah itu lupa pasword admin telkom speedy atau yang lainya, kalau di tunggu pihak dari telkom yang memperbaiki dan mensetting ulang model speedy akan sangat membutuhkan waktu lama, karena biasanya petugas ini tidak bisa langsung datang membantu.

Apapun masalah anda ketika ingin mereset ulang pasword speedy sobat, yang harus kita ketahui adalah Cara Setting Model Telkom Speedy pada TP link yang kita miliki dengan syarat sobat harus punya pasword speedy yang diberikan saat pertama sekali berlangganan speedy serta nomor telepon modem jaringan internet yang sobat miliki. 

Jika itu semua sudah beres, mari ikuti Panduan Cara Setting Modem Speedy Telkom di bawah Ini :



  • Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.
  • Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2
  • Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.
  • Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link
  • Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OKAnda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.
  • Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)
  • Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).
  • Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE
  • Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)
  • Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).
  • Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.



  • Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku

  • Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.

Nah, demikianlah cara mensetting Modem Speedy Telkom. Jika belum berhasil coba ulangi langkah diatas dengan lebih seksama. Jika ingin lebih ahli dalam semua perangkat komputer jaringan, LAN, server dan lain sebagainya. Saya rekomendasikan membaca E-book "Step by Step Jaringan Komputer dari Qbonk"

Jika sobat memerlukan Ebook ini, silahkan Kunjungi Toko Online Ebook Komputer No 1 di Indonesia 

Rekomendasi : 

Panduan Teknisi Jaringan Komputer >> Miliki Ebook Sekarang <<

 

ZOOM UNIK::UNIK DAN UNIK Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger