Warung Bebas

Kamis, 24 Mei 2012

Kumpulan Beberapa Tips-Tipa Hidup Sehat



    img
  • "Tanpa disadari seseorang jarang berkedip saat di depan komputer sehingga mata jadi cepat kering dan lelah. Jadi jangan lupa berkedip secara teratur dan bila perlu gunakan tetes mata untuk menjaga kelembaban."



  • img
  • "Sebelum berolahraga pagi, ada baiknya Anda mengisi perut terlebih dahulu. Pisang menawarkan pilihan makanan cepat yang mudah dicerna sebelum lari pagi. Pisang menyediakan karbohidrat, magnesium dan kalium yang bermanfaat bagi pelari."



  • img
  • "Saat menonton televisi, cobalah tetap aktif selama ada iklan. Berjalan, naik tangga, push up, sit up, jalan dan lari di tempat, atau kegiatan apapun yang bisa membuat Anda lebih banyak bergerak."



  • img
  • "Tak banyak orang yang mau makan sambil ditemani air putih, padahal manfaatnya sangat besar. Ini karena makan yang ditemani air putih bisa mendorong orang lebih bijak memilih makanan dan sehat."



  • img
  • "Jangan menghabiskan hari libur hanya untuk bermalas-malasan di tempat tidur. Bangunlah pagi dan lakukan kegiatan yang membuat Anda banyak bergerak. Hal ini akan membuat jam tubuh Anda berjalan secara teratur."



  • img
  • "Dengarkanlah lagu atau musik favorit ketika Anda terjebak di dalam kemacetan lalu lintas atau menghadapi hari yang berat dalam pekerjaan. Cara ini sangat baik untuk mengurangi stres dan tingkat kecemasan."



  • img
  • "Olahraga dapat membantu Anda menurunkan perasaan kecemasan dan memberikan perasaan senang. Olahraga juga dapat meningkatkan oksigen dan aliran darah untuk membantu otak untuk tetap rileks."



  • img
  • "Saat mengendong tas tangan atau tas laptop di pundak, sebaiknya pindahkan tas ke pundak kanan dan kiri setiap 5 menit sekali. Hal ini bisa menghentikan sakit atau nyeri pada pundak dan leher."

     

    Semoga bermanfaat....

Inilah 10 Pereda Alami untuk Kulit Terbakar Matahari

 Kulit Terbakar Matahari
Semua orang tahu bahwa mengoleskan banyak tabir surya dan berada di tempat teduh merupakan cara terbaik untuk menghindari sunburn (kulit terbakar matahari). Para ilmuwan pun baru saja menemukan sebuah protein dalam tubuh yang memicu munculnya nyeri akibat sunburn dan sebuah antibodi yang dapat mengurangi sensitivitas terhadap nyeri tersebut lewat percobaan pada tikus.

Namun apa yang harus kita lakukan jika luka bakar itu sudah terjadi?

Menurut dokter kulit, mengonsumsi obat penghilang nyeri seperti ibuprofen dan aspirin merupakan salah satu cara untuk menghilangkan nyeri akibat sunburn. Namun ada juga sejumlah pilihan obat alami untuk membantu mengatasinya.

Untuk itu, kami paparkan 10 pereda alami untuk mencegah atau menyembuhkan nyeri akibat sunburn seperti dilansir dari Huffingtonpost, Jumat (25/5/2012).

1. Lidah Buaya
Di apotek atau toko obat lainnya, Anda bisa menemukan gel lidah buaya untuk meringankan nyeri akibat sunburn karena kandungan antioksidan dan anti-peradangannya.

Bahkan jika Anda bisa mendapatkan gel segar dari tanaman tersebut, maka khasiatnya jauh lebih baik daripada produk yang dijual bebas di apotek, yang mungkin mencantumkan kandungan lidah buaya di dalamnya namun tidak benar-benar meredakan nyeri, saran Dr. Patricia Fitzgerald.

Meskipun obat ini bisa meringankan, sebagian besar bukti ilmiah tidak menunjukkan bahwa lidah buaya mampu mempercepat penyembuhan sunburn, ujar Dr. Jonette Keri, MD, profesor dermatologi di University of Miami Miller School of Medicine.

"Namun rasanya enak dan membuat kulit terasa dingin," tambah Keri.

2. Krim Cukur
Meski terdengar aneh, namun krim cukur seringkali muncul sebagai pereda sunburn yang bisa didapatkan di rumah (meskipun secara teknis, krim ini tidak mengandung bahan alami).

Meski tak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa krim cukur bisa meredakan sunburn, namun itu bukan berarti krim cukur tidak berguna, ujar Keri. "Krim cukur mengandung menthol dan bahan kimia lainnya yang secara alami mampu mendinginkan dan membuat kulit terasa enak."

Hal itu karena menthol merupakan senyawa yang sangat cepat menguap dan bisa membawa panas akibat sengatan matahari itu menguap bersamanya, kata Dr. Jessica Krant, MD, asisten klinis profesor dermatologi di SUNY Downstate Medical Center, New York City dan pendiri praktik Art of Dermatology.

3. Vitamin E dan C
Beberapa situs kesehatan alami merekomendasikan agar mengoleskan minyak vitamin E pada kulit yang terkena sunburn agar nyerinya hilang sekaligus membantu melembabkan kulit.

Banyak ilmuwan yang sepakat bahwa vitamin E maupun C mampu bekerja sebagai sarana pencegahan terjadinya luka bakar akibat sunburn, kata Krant. Hal itu karena kedua vitamin bertindak sebagai antioksidan untuk menyembuhkan luka bakar yang berdampak pada kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit.

Vitamin tersebut "lebih efektif ketika digunakan secara rutin daripada jika dioleskan hanya sekali saja," tambah Krant. "Namun tidak ada bukti vitamin dapat menghilangkan nyeri akibat terbakar matahari itu."

4. Cuka
Cuka (terutama cuka sari apel) merupakan salah satu pereda sunburn paling terkenal yang bisa didapatkan di rumah. Namun apakah cuka benar-benar bisa bekerja?

Belum pernah ada studi yang mempelajari efek cuka pada sunburn, namun bahan ini cenderung efektif karena cuka merupakan antiseptik dan bisa membantu mendinginkan kulit saat menguap, kata Keri.

Secara teoretis, cuka bisa membantu menyeimbangkan kadar pH tubuh dengan menghilangkan perasaan menyengat akibat terbakar matahari, meskipun cara kerjanya hanya sekedar memberi sensasi dingin pada kulit, tandas Keri.

5. Es Batu dan Mandi Air Dingin
Logikanya, jika Anda tersengat matahari maka Anda harus meletakkan sesuatu yang dingin di atas nyerinya. Para pakar pun sepakat bahwa mandi air dingin dapat membantu mendinginkan kulit dan membuat Anda merasa lebih baik.

Lalu bagaimana dengan mandi air panas? "Beberapa orang mengatakan bahwa air panas membuat panas dari luka bakar itu keluar dari kulit, namun hal itu tidak benar," kata Keri.

Secara alami, es batu juga merupakan bagian dari taktik pendinginan namun hati-hati ketika mengaplikasikan es batu pada luka bakar karena ini dapat membuat sensasi panasnya semakin parah dengan menciptakan "ice burn" atau sensasi seperti terbakar akibat sengatan es.

6. Baking Soda
Meskipun tidak ada penelitian yang mendukungnya, banyak orang yang beralih menggunakan baking soda untuk menghilangkan sunburn. Hal ini masuk akal, kata Keri. Baking soda menciptakan lingkungan basa yang bisa menenangkan kulit serta bersifat antiseptik dan dapat membantu mengatasi rasa gatal karenanya.

Dr. Fitzgerald pun merekomendasikan agar mencampur baking soda dengan air, kemudian menggunakan bola kapas untuk mengoleskannya pada daerah yang terkena sunburn atau menambahkan setengah cangkir baking soda pada air untuk mandi dan berendam.

7. Susu
Segelas susu dingin tentu saja menyegarkan, namun beberapa situs kesehatan menunjukkan bahwa susu dingin yang dioleskan pada sunburn dapat membantu meringankan nyerinya.

Susu diketahui mampu membantu meringankan rasa nyeri, gatal dan terbakar ketika digunakan dalam bentuk kompres dingin, kata Krant. Yogurt juga tampaknya memiliki efek yang sama. Namun belum ada studi ilmiah yang mendukung hal ini.

8. Madu
Madu seringkali dielu-elukan sebagai pereda berbagai jenis penyakit, termasuk nyeri akibat sunburn.

Madu bersifat antibakteri dan beberapa studi memang telah menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan luka, ujar Keri. Karena hal itu, mengoleskan madu pada luka akibat sunburn bisa membantu kulit menumbuhkan sel-sel kulit epitel baru, tambahnya.

Fitzgerald pun menyarankan agar menggunakan madu manuka secara khusus karena sifatnya yang antibakteri dan anti-peradangan.

9. Tomat
Mungkin ini terdengar gila, tetapi beberapa orang mengklaim bahwa menggosokkan tomat pada luka akibat sunburn dapat membantu meringankan nyerinya.

Meski bukti ilmiahnya tidak mencukupi, namun tomat mampu menyembuhkan sunburn, namun tomat bisa jadi berguna untuk mencegah munculnya luka tersebut, ujar Keri.

Namun sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa mengoleskan pasta tomat pada kulit dapat membantu mencegah sunburn. Hal ini mungkin karena tomat kaya akan senyawa kimia bernama lycopene yang mampu membantu mengurangi radiasi ultraviolet pada luka akibat sunburn.

10. Oatmeal
Mengoleskan oatmeal pada luka sunburn adalah salah satu pengobatan ala rumah tertua dan hal ini tampaknya juga didukung oleh bukti-bukti ilmiah.

Ekstrak gandum telah terbukti memiliki sifat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri akibat sunburn, kata Krant.

"Kemungkinan oatmeal yang didinginkan lalu dioleskan pada kulit yang terkena sunburn akan meringankan 
 rasa nyerinya."

sumber : detik

Tips Cara Mengobati Jerawat

Ada 5 tanaman obat jerawat yang katanya cukup manjur untuk. :

1. Tomat
Tomat termasuk tanaman perdu semusim, batangnya masif, berbulu, dan berbuku-buku. Bunganya keluar dari ketiak daun, berwarna putih. Buahnya ketika muda berwarna hijau, lantas menjadi merah setelah beranjak tua. Buah tomat mengandung aneka vitamin, antara lain vitamin C, vitamin A dan B1, serta mengandung zat-zat seperti protein, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Untuk mengusir jerawat, coba pilih buah tomat yang sudah matang. Kemudian potong rata-rata, dan setelah itu langsung dipakai untuk menggosok wajah yang berjerawat. Jika Anda tekun membiasakan diri memakai buah tomat, wajah Anda pun dijamin bakal kembali berseri-seri, bebas dari jerawat.

2. Belimbing Wuluh
Tanaman belimbing wuluh dapat tumbuh baik di tempat terbuka. Batangnya tidak banyak bercabang, sedang daunnya bersirip genap. Bunganya kecil-kecil menggantung berwarna merah atau keunguan. Daging buahnya banyak mengandung air yang berasa asam. Warna buah ada yang hijau, ada pula kuning muda atau putih. Belimbing wuluh mengandung kalium oksalat, flavonoid, pektin, tanin, asam galat, dan asam ferulat.

Untuk menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu, remas dengan air garam seperlunya. Gosokkan pada wajah atau bagian kulit lain yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari. Niscaya, wajah Anda akan kembali mulus berseri.

3. Mentimun
Tanaman mentimun tergolong tanaman merambat atau menjalar. Batangnya berbulu halus, dan panjangnya mencapai 3 meter. Bunganya berwarna kuning. Buahnya berbentuk bulat-panjang. Buah mentimun, di samping memang banyak mengandung air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat, seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.

Berkaitan dengan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, lalu potong-potong. Perlahan, gosokkan pada wajah yang berjerawat. Biasakan minimal 3 kali sehari.

4. Jeruk Nipis
Pada umur 2 - 3 tahun, pohon jeruk nipis mulai berbuah. Buahnya sebesar bola pingpong, berwarna hijau atau kekuning-kuningan, dan rasanya asam. Buah jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, dan asam sitrat. Untuk menghadang jerawat, cermati buah jeruk nipis yang telah tua, lalu potong rata-rata. Gosokkan pada wajah berjerawat, sekitar 2-3 kali sehari.

5. Temulawak
Komponen utama kandungan zat dalam rimpang temulawak adalah kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, anti-inflamasi(antiradang), dan anti-hepatotoksik (antikeracunan empedu). Kandungan kurkumin dalam rimpang temulawak berkisar 1,6 - 2,2 persen, dihitung berdasarkan berat kering. Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, borneol, xanthorrhizol, dan sineal.

Bila ingin wajah tidak ‘ternodai’ jerawat, ambil 1 jari rimpang temulawak, cuci bersih dan potong-potong. Rebus dengan air bersih sebanyak 4 gelas, lalu biarkan mendidih hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, dapat disaring dan diminum (bisa juga ditambah madu). Minumlah sehari dua kali, dan sekali minum sebanyak satu gelas. ”

Itulah beberapa tanaman yang bisa kta coba untuk menghilangkan jerawat. Selamat mencoba semoga sembuh dengan obat jerawat tradisional ini.

Tips Cara Menghilangkan Bau Badan

Bau badan bikin tidak percaya diri. Kali ini kita akan membahas tentang cara menghilangkan bau badan yang tidak sedap. Beberapa hal tentang masalah bau badan ini menurut banyak sumber referensi dari berbagai alamat di internet adalah yang berikut ini.

Cara Menghilangkan Bau Badan :
Dengan mandi

Membiasakan diri untuk mandi minimal dua kali sehari. Setelah melakukan aktifitas yang banyak mengeluarkan banyak keringat akan menimbulkan bau badan. Karena kadang-kadang ada beberapa orang  yang benar-benar malas untuk mandi. Saat mandi pilihlah sabun yang mengandung anti bakteri. tidak perlu yang terlalu wangi.

Mengeringkan badan setelah mandi sampai benar-benar kering, kadang kita asal saja. Padahal masih ada sisa air di bagian tertentu. Bila langsung memakai pakaian, maka hal ini juga memicu timbulnya bau badan tidak sedap karena lembab.

Jenis bahan pakaian juga berpengaruh. Pilihlah pakaian dengan bahan yang bisa menyerap keringat. Bila pakaian tidak bisa menyerap keringat dengan baik, bisa dibayangkan “suasana” lembab yang akan tercipta 

Daerah ketiak adalah lokasi paling rawan dan banyak menjadi sumber bau badan. Bulu ketiak sebaiknya dicukur, karena bila bulu ketiak rimbun maka keringat akan lama dan tidak cepat kering berada di daerah sempit tersebut. Akibatnya tentu saja lembab, bakteri dan ujung-ujungnya adalah bau badan.

Kita juga bisa mempergunakan semacam deodorant pada ketiak, atau juga bedak yang mengandung anti bakteri. Meskipun ada yang berpendapat, untuk pemakaian dalam jangka waktu lama tidak bagus, tetapi kadang kita memerlukannya, terutama untuk waktu-waktu tertentu.

Pola makanan yang berpengaruh pada bau badan

Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat. Seperti misalnya makanan yang terlalu pedas, atau banyak menggunakan bawang merah dan bawang putih.

Kemudian kopi dengan zat kafein didalamnya, juga akan memicu bau badan yang tidak sedap. Ada baiknya menguranginya.

Memperbanyak minum air putih dan juga makanan sehat yang banyak mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan. Ini akan membantu menghilangkan bau badan dari dalam.
berbagai sumber

Nah itulah sedikit tips cara menghilangkan bau badan, semoga bermanfaat.

Mengetahui Keringat Berlebihan, Pasti Ini Penyebabnya

Semua orang berkeringat ketika udara di luar panas. Tetapi ada orang yang memiliki pengalaman keringat berlebihan (hiperhidrosis) hingga telapak tangan berkeringat. Hiperhidrosis menyebabkan orang berkeringat ketika tidak ada alasan untuk hal tersebut.

Biasanya, kelenjar keringat menghasilkan keringat yang sudah dibawa ke permukaan kulit ketika suhu udara meningkat, tubuh mengalami demam, sedang berolahraga, dan sedang merasa cemas, gelisah, atau stres. Ketika faktor-faktor tersebut tidak lagi menjadi masalah, maka tubuh menghentikan proses pengeluaran keringat.

Sekitar 2-3 persen dari populasi yang memiliki hiperhidrosis, kelenjar keringat tetap aktif. Orang dengan hiperhidrosis tetap berkeringat ketika tidak ada penyebab untuk berkeringat, bahkan ketika berada di dalam ruangan berAC. Beberapa orang dengan hiperhidrosis bahkan tetap berkeringat ketika sedang berada di dalam kolam renang.

Ada dua jenis hiperhidrosis seperti dikutip dari WebMD, Rabu (15/2/2012) yaitu:

1. Hiperhidrosis primer, yaitu menyebabkan keringat berlebihan di tangan, ketiak, wajah, dan kaki tanpa alasan yang jelas.
2. Hiperhidrosis sekunder, yaitu menyebabkan keringat berlebihan di seluruh tubuh atau di daerah yang lebih besar dari tubuh dan disebabkan oleh kondisi medis atau obat.

Berikut penyebab hiperhidrosis primer:

Orang dengan hiperhidrosis primer umumnya berkeringat dari jenis tertentu kelenjar keringat yang disebut kelenjar keringat ekrin. Kelenjar keringat ekrin merupakan mayoritas dari 2-4 juta kelenjar keringat dalam tubuh. Kelenjar keringat ekrin sangat banyak pada kaki, telapak tangan, wajah, dan ketiak.

Ketika tubuh terlalu panas, ketika sedang bergerak, ketika merasa emosional, atau sebagai akibat dari hormon, maka saraf akan mengaktifkan kelenjar keringat.

Ketika saraf bereaksi berlebihan, maka akan menyebabkan hiperhidrosis. Para ahli tidak mengetahui penyebab mengapa orang memiliki hiperhidrosis primer, meskipun mungkin hal tersebut dapat karena keturunan.

Orang dengan hiperhidrosis primer mungkin dapat mengatasi kondisi tersebut dengan perawatan non bedah, antara lain:

1. Antiperspirant yang mengandung aluminium yang dijual bebas atau yang diresepkan.
2. Obat yang disebut antikolinergik yang mempengaruhi saraf yang mengaktifkan kelenjar keringat.
3. Pengobatan dengan arus listrik intensitas rendah yang disebut iontophoresis.
4. Suntikan Botox pada ketiak.

Pembedahan biasanya hanya dianggap sebagai pilihan terakhir bagi penderita keringat berlebihan parah di tangan dan ketiak. Operasi mungkin melibatkan menghilangkan kelenjar keringat dari daerah tersebut. Selama prosedur lain, yang disebut simpatektomi dada, dokter bedah memotong dan menghancurkan saraf yang bertanggung jawab untuk terbentuknya berkeringat.

Berikut penyebab hiperhidrosis sekunder:

Berkeringat dari hiperhidrosis sekunder berbeda dari hiperhidrosis primer. Karena hiperhidrosis sekunder cenderung terjadi di seluruh atau di salah satu area umum bukan di tangan, ketiak, wajah, atau kaki.

Tidak seperti hiperhidrosis primer, jenis ini lebih mungkin menyebabkan berkeringat saat tidur. Hiperhidrosis sekunder biasa disebabkan oleh kondisi medis dan obat.

Beberapa kondisi medis memiliki potensi untuk menyebabkan hiperhidrosis, antara lain:

1. Kehamilan
2. Diabetes
3. Hipertiroid
4. Haid
5. Kegemukan
6. Penyakit Parkinson
7. Rheumatoid arthritis
8. Limfoma
9. Encok
10. Infeksi

Mengungkap kondisi yang mendasari dan mendapatkan perawatan yang tepat akan membantu mengurangi keringat dari hiperhidrosis sekunder. Oleh karena hal tersebut pasien hiperhidrosis perlu untuk memberitahu dokter kapan mengalami masalah dengan berkeringat.

Sehingga dapat mengetahui penyebab hiperhidrosis yang dialami untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

sumber : detik
 

ZOOM UNIK::UNIK DAN UNIK Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger